Potensi Tanaman Nilam Jadi Primadona Petani Ampana

0
117

TNews, AMPANA –  Budidaya tanaman nilam Kini mulai menyebar  di berbagai wilayah Indonesia,termasuk wilayah Sulawesi pada umumnya dan khususnya  di Kabupaten Tojo una-una (Touna) Provinsi Sulawesi Tengah.

Data yang di himpun media ini minat warga dan juga petani di Touna  meningkat untuk  mengembangkan  tanaman nilam Pasalnya Nilai ekonomi dari produksi tanaman tersebut cukup tinggi dan mengiurkan.

Seperti yang di sampaikan  Petani nilam, Ancu   warga dondo, Kecamatan Ratulindo,pada media ini Rabu (18/11/2020). “1 liter  minyak nilam harga  penjualan di di pasaran   620 Ribu rupiah  ,Belum lama ini saya  panen sekitar 18 karung  Daun nilam ,hasilnya menjadi 12 liter  total uang yang saya Terima  Rp 7,440.000,” ucap Ancu

Menurut  Ancu selain harganya dipasaran   membaik, Proses produksinya pun tidak membutuhkan waktu  lama kata Ancu  pertamakali pohon nilam di tanam enam (6) bulan baru bisah di panen,berikutnya tinggal  tiga (3)  atau empat (4)  bulan.

Tambahanya membudidayakan  tanaman Nilam  itu   tidak harus  memerlukan lahan yang luas karena tanam  Nilam. bisa di tanam di bawah   tanaman utama seperti pohon kelapa atau coklat dan tanaman lainnya. Saat ini Ancu  mengaku memiliki  lawahan kurang lebih 2 Hektare dengan jumlah 20 ribu pohon tanaman nilam, yang mampu menghasilkan kurang lebih  130 Liter minyak nilam.

“Lahan tanaman nilam saya itu seluas 2 hektare,  jumlah tanaman 20 Ribu pohon menghasilkan kurang lebih  130 Liter dan semua  itu  dikelolah oleh para pekerja sewaan. Selain meningkatkan ekonomi kita juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga untuk menjadi pekerja saat kita sudah mulai menanam maupun saat panen. Jadi dengan adanya tanaman nilam ini kita bisa meningkatkan ekonomi Masyarakat dimana lahan lahan kosong saat ini banyak dimanfaatkan untuk menam nilam,” turur Ancu

Diketahui Selain menyewa para pekerja Nilam Ancu pun  mencari Lahan  kosong yang ingin di sewakan oleh pemiliknya, hanya untuk membudidayakan tanam Nilam.

Terpisah saat media TN  mencoba mendatangi seorang Pekerja sewaan biasa di sapa Rony warga Bailo, Ia menjelaskan  di tengah pandemi  Covid-19 dirinya masih bersyukur ada pekerjaan yang cukup baik untuk di kerjakan bisamembantu ekonominya. “Saya biasanya di sewa para pemilik Lahan nilam,mulai dari pembibitan, menanam, pemeliharaan,sampai pada proses pemanena. Tarif sewa kadang  ber variasi tergantung dari pemiliknya,” pungkasnya.

 

Dales Lantapon

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.