Suhu Politik Pilwako Panas, Baliho Dokter Weny Gaib Jadi Sasaran Pengrusakan

0
300

TNews, KOTAMOBAGU – Makin dekat pemilihan wali kota (Pikwako) Kotamobagu 2024, suhu politik di Kotamobagu makin panas. Bahkan aksi pengrusakan Alat sosialisasi (baliho) bakal calon Wali Kota Kotamobagu mulai terjadi.

Di mana Baliho calon walikota dr. Weny Gaib, SpM pun menjadi sasaran aksi vandalisme oleh oknum tidak bertanggung jawab. Hal itu terungkap pada Selasa, 28 Mei 2024.

Baliho calon yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini ditemukan dalam kondisi rusak di dua lokasi berbeda, yaitu di Motoboi Kecil dan Perbatasan Bilalang-Pontodon.

Ketua Desk Pilkada PKB, Refly Setiawan Mamonto, mengungkapkan bahwa partainya tengah gencar memasang baliho sosialisasi calon di berbagai lokasi. Dari sekitar 200 baliho yang dipasang, beberapa di antaranya mulai dirusak oleh oknum tak dikenal.

Refly menegaskan bahwa kerusakan tersebut tidak mungkin disebabkan oleh faktor alam, seperti angin, melainkan sengaja dilakukan oleh pihak tertentu.

“Kejadian ini akan kami dalami. Jika terbukti ini dilakukan oleh oknum, kami akan melaporkannya kepada pemerintah dan pihak berwajib. Kami sudah memiliki rekomendasi resmi dari KESBANGPOL Kotamobagu untuk pemasangan alat peraga sosialisasi ini,” tegas Refly.

Tidak hanya mendapat izin dari KESBANGPOL, pihak PKB juga telah mengantongi izin dari pemilik lahan tempat baliho dipasang. Stevi Iskandar, pemilik lahan di Motoboi Kecil, mengaku belum mengetahui siapa pelaku perusakan. Meski demikian, ia dan warga setempat tetap menyatakan dukungan penuh terhadap dr. Weny Gaib.

“Dengan kejadian ini, kami tidak akan surut untuk memberikan dukungan kepada dr. Weny,” kata Stevi Iskandar, yang dikenal dengan julukan Papa Cani. Menurutnya, dr. Weny Gaib adalah figur yang tepat untuk memimpin Kotamobagu di masa depan.

Aksi perusakan ini menambah panas suhu politik menjelang pemilihan Wali Kota Kotamobagu. Pendukung dr. Weny Gaib dan PKB kini menuntut penyelidikan menyeluruh dan tindakan tegas terhadap para pelaku vandalisme ini.

Peristiwa ini pun memicu perdebatan di kalangan masyarakat tentang integritas dan keamanan dalam proses pemilihan kepala daerah.

[Konni Balamba]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.