Lanjutan Kisah Layangan Putus Oknum ASN Pemda Bolmong, Pekerjaan Minta Ditukar Tidur Semalam

0
1127
ilustrasi perselingkuhan. (Foto : Trubun)

TNews, BOLMONG – Sejumlah fakta baru terungkap dalam kisah Layangan Putus antara oknum ASN Pemda Bolmong Chol dan Lidya (nama samara) honorer di salah satu rumah sakit di Bolmong Raya.

Chol merupakan sosok Mas Aris dalam kisah ini, rupanya adalah seorang pria beristri yang memiliki karakter hidung belang. Hal ini terbukti dalam pengakuan Lidya melalui lembaran laporan aduan kepada kuasa hokumnya Richard Arthur Biver., SH.

BACA JUGA : Kisah Cinta ‘Layangan Putus’ Berakhir di Kantor Polisi, Oknum ASN Pemda Bolmong Hamili Lidya

Dalam laporan aduan tersebut, terungkap bahwa sebelum merenggut kesucian Lidya, Chol menawarkan pekerjaan kepada Lidya di salah satu Rumah Sakit.

Menariknya, setelah sukses meloloskan Lidya sebagai honorer  di Rumah Sakit, Chol malah meminta imbalan.

“ngana kan kita so bantu maso karja di RSUD, jadi skarang apa yang kita minta harus ngana kase, ngana bataman akang kita mo minum (kamu kan sudah saya bantu masuk kerja di rumah sakit, jadi sekarang apa saya minta harus kamu berikan)” itulah pernyataan Chol yang tertulis dalam lembaran aduan Lidya.

Karena merasa tertekan dengan pernyataan Chol tersebut, akhirnya Lidya mengiyakan untuk bertemu dengan Chol. Dan akhirnya, Chol menjemput Lidya kemudian membawa Lidya ke tempat tinggalnya di Rusunawa kompleks Rumah Sakit.

Di situlah Chol melancarkan aksinya dengan meniduri Lidya yang sedang dalam keadaan mabuk karena dipaksa Chol untuk minum minuman keras yang dicampur obat batuk Komix.

Setelah kejadian itu, Lidya mengaku menyesal karena biar bagaimana pun, istri Chol adalah saudara sepupunya. Namun  apalah daya nasi sudah jadi bubur, Lidya pun terjebak dalam rayuan gombal Chol. Sehingga hubungan mereka berlanjut sampai Lidya mengandung anak Chol di dalam perutnya.

Penulis : Konni Balamba

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.