Polda Sumsel Tangkap 6 Pelaku Kerusuhan Pada Malam Perayaan Natal di Palembang

0
87
Ilustrasi Pelaku Kerusuhan di Palembang (Foto: Okezone)

TNews, HUKRIM – Aparat Kepoisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menangkap setidaknya enam pelaku kerusuhan di Kota Palembang pada pada malam Natal 2022, minggu (25/12) dini hari WIB.

Para pelaku rusuh yang semuanya pria itu ditangkap di wilayah 7 Ulu, Palembang. Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Anwar Reksowidjojo mengatakan enam terduga perusuh itu merupakan warga Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang,.

Dia menjelaskan pelaku ditangkap personel Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB saat melaksanakan patroli operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan pengamanan Natal.

Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapati para pelaku kerusuhan antarwarga yang mayoritas masih berusia remaja itu membawa senjata tajam.

Setidaknya kepolisian menyita barang bukti tiga bilah senjata tajam jenis celurit dan satu sambu dari tangan keenam pelaku.

“Tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan antarwargayang motifnya masih di selidiki,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Enam pelaku dan barang bukti saat ini sudah diamankan di Polrestabes Palembang untuk dilakukan proses pemeriksaan lanjutan.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus R Wibowo mengatakan pihaknya melaksanakan operasi patroli pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023 selama 24 jam dalam 11 hari hingga 2 Januari 2023.

Sebanyak 2.058 personel kepolisian dikerahkan dalam operasi tersebut untuk mengantisipasi dan menindaklanjuti setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat daerah setempat.

Dia mengatakan sasaran operasi meliputi rumah ibadah, pusat keramaian seperti mal, pasar, balai kota, hingga kawasan perbatasan yang tergolong sepi dan potensi tindak kejahatan jalanan 3C (curat, curas, dan curanmor) tinggi.

Sumber: CNNindonesia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.