{"id":57165,"date":"2019-07-02T18:59:04","date_gmt":"2019-07-02T10:59:04","guid":{"rendered":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165"},"modified":"2019-07-02T19:02:18","modified_gmt":"2019-07-02T11:02:18","slug":"mencetak-desa-modern-tapi-kaya-nilai-kebersamaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165","title":{"rendered":"Mencetak Desa Modern,  Tapi Kaya Nilai Kebersamaan"},"content":{"rendered":"<div id=\":pn\" class=\"ii gt\">\n<div id=\":od\" class=\"a3s aXjCH \">\n<div dir=\"auto\">\n<div dir=\"auto\"><strong>TOTABUAN.NEWS, JAMBI<\/strong>&#8211; Dari Provinsi Jambi, Kementerian Desa PDTT-RI ingin mencetak lebih banyak lagi desa-desa yang moderen, tapi tidak meninggalkan identitas Indonesia-nya. Desa yang mendunia. Di mana masyarakatnya telah bertransformasi dari ketertinggalan menuju masyarakat yang maju dan moderen.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">DR Agus Supriyadi Harahap M.Si, mengutarakan hal tersebut ketika tampil menjadi salah satu pembicara di Lokakarya Ketahanan Masyarakat Desa yang diselenggarakan Direktorat Jenderal PPMD-Kemendesa PDTT di Provinsi Jambi, Minggu (30\/6\/2019). Dosen yang aktif mengajar di Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat, memompa semangat kepala desa, pendamping desa, LKD, dan Dinas PMD provinsi dan PMD kota\/kabupaten Jambi yang menjadi peserta lokakarya.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-57167\" src=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0033.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"854\" srcset=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0033.jpg 1280w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0033-300x200.jpg 300w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0033-768x512.jpg 768w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0033-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0033-750x500.jpg 750w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0033-1140x761.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\">Agus &#8211; sapaan akrab sang doktor, menggugah rasa memiliki seluruh perangkat desa dan pegiat desa yang ada di Jambi.\u00a0 Desa, katanya, adalah jati diri bangsa ini. Banyak nilai kebaikan yang tidak bisa ditemukan di kota, tapi tetap lestari di desa. \u201cKita yang sekarang hadir disini, merupakan orang-orang beruntung. Kenapa, sebagian besar berasal dari desa. Mari pertahankan desa dan bangun ketahanan di desa,\u201dajak Agus menyerukan.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Bicara ketahanan desa dan masyarakat, lanjut Agus, maka tak bisa lepas dari kelembagaan desa. Harusnya keberadaan desa di era sekarang semakin kuat dan power full. Tapi itu tidak terjadi. Justru sebaliknya, desa semakin lemah. Ini dikarenakan kelembagaan di desa justru dipinggirkan.\u00a0 \u201cOlehnya itu, kelembagaan desa harus diperkuat dan kita sadari sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai kebaikan,\u201dajak dosen yang sengaja didatangkan dari IPDN Jatinangor untuk mengisi materi lokakarya.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-57171\" src=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0030.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"854\" srcset=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0030.jpg 1280w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0030-300x200.jpg 300w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0030-768x512.jpg 768w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0030-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0030-750x500.jpg 750w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0030-1140x761.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\">Desa sejak dulu telah berotonomi. Bahkan sejak republik ini terbentuk. Otonomi desa bukan otonomi warisan atau pemberian. Berangkat dari perspektif ini, tak ada pembenaran jika keleluasaan desa untuk mengatur dan mengurus dirinya sendiri masih saja dibatasi. Hak rekognisi dan subsidiaritas secara penuh mesti diterima desa.\u00a0 \u201cDesa sudah ada sejak dulu. Melalui kesempatan ini, saya mengajak kita semua untuk memajukan desa sesuai potensinya masing-masing. Ada Dana Desa yang bisa kita jadikan modal untuk membangun dan memberdayakan masyarakat,\u201dkata Agus.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Kelembagaan desa yang sebenarnya lebih pada nilai-nilai. Bukan struktural atau kelembagaan resmi. Seperti nilai kebersamaan atau gotong royong, sejak dulu sudah ada di desa. Melalui nilai itulah, masyarakat desa bersepakat dan bermusyawarah dalam menentukan arah pembangunan desa. <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-57169\" src=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0032-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"854\" srcset=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0032-1.jpg 1280w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0032-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0032-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0032-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0032-1-750x500.jpg 750w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0032-1-1140x761.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\">Bahkan, sambung Agus, 5 sila Pancasila ada di desa. Semua bisa ditemukan di desa. Mulai dari Ketuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan yang beradab, persatuan dan kesatuan, permusyawaratan rakyat, dan keadilan sosial. \u201cIni mesti menjadi renungan kita bersama. Kenapa kok desa kita masih bergerak lambat kemajuan pembangunannya,\u201dgugahnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Jangan sampai nilai-nilai itu tergerus arus globalisasi. Desa boleh moderen dan mendunia, tapi tidak meninggalkan ciri khas. Masyarakatnya harus melek ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap saja berbudaya dan berbudi pekerja yang luhur.\u00a0 \u201cMasyarakat desa saling terkait satu sama lain. Atas dasar itulah sehingga kekerabatan dan ikatan emosionalnya kuat,\u201dujarnya.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-57170\" src=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0031.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"854\" srcset=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0031.jpg 1280w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0031-300x200.jpg 300w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0031-768x512.jpg 768w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0031-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0031-750x500.jpg 750w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0031-1140x761.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Seperti desa-desa di Jepang. Mereka maju tapi tidak meninggalkan peradaban yang sudah ada. Indonesia sebaliknya, cenderung meninggalkan ciri khasnya. Tugas perangkat desa dan pegiat desa, mesti memproteksi hal ini.\u00a0\u201cBudaya dan tradisi yang sudah tumbuh lesteri di desa, harus kita pertahankan. Kita ubah menjadi potensi ekonomi dan budaya, sehingga dapat mendatangkan pendapatan bagi desa dan masyarakat, melalui program desa wisata dan desa digital,\u201ddukung sang dosen terhadap program dedi dan dewi yang akan dikembangkan Kemendesa.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Banyak peserta yang tertarik dengan paparan yang disampaikan Agus. Salah satunya Sekretaris Desa Rantau Benar, Ari Yanto,\u00a0 dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dia mengakui, warga desanya sangat menunjung tinggi nilai gotong royong dalam bekerja satu sama lainnya. Desanya juga memiliki potensi SDM maupun SDA. Untuk itulah mereka mengembangkan potensi itu. \u201cPenduduk desa kami ramah. Banyak kebun sawit mereka. Kami rencananya, mengembangkan usaha BumDesa yang bergerak membeli sawit dari petani. Ini juga memproteksi tengkulak. Bahkan, kami akan menjual ke pembeli profesional, sebab SDM yang mengelola sawit sudah tersedia. Banyak warga kami yang memiliki sertifikat keahlian dalam mendeteksi sawit berkualitas,\u201dkatanya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Hal senada disampaikan warga desa lainnya. Mereka sepakat bahwa nilai-nilai di desa mesti dilestarikan. Desa dalam mengelola anggaran, harus memperhatikan pelestarian budaya. Melalui pelestarian budaya ini, digali potensi untuk mendatangkan PAD bagi desa.\u00a0\u201cKami sepakat agar desa menggali potensinya sesuai dengan kondisi alamnya. Apakah potensi SDM, SDA bahkan potensi buatan. Kita mesti berinovasi dalam menggali potensi desa,\u201dkata Arif, perwakilan dari dari salah satu desa di Kabupaten Muaro Jambi.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-57172\" src=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0029.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"854\" srcset=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0029.jpg 1280w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0029-300x200.jpg 300w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0029-768x512.jpg 768w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0029-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0029-750x500.jpg 750w, https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0029-1140x761.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\">Pada lokakarya kali ini di Jambi, pihak BNI 46 Jambi turut hadir. Seluruh peserta, umumnya yang berasal dari desa dan LKD, meminta BNI memberikan peluang pinjaman dana kepada desa mereka. Termasuk support dana CSR kepada desa-desa di Jambi.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Pihak BNI pun menyambut baik keinginan perwakilan desa. BNI menyatakan, selama ini sudah banyak bekerja sama dengan desa-desa dalam pengembangan potensi desa maupun memberi suntikan dana ke BumDesa.<\/div>\n<div dir=\"auto\">\u201cBNI bukan orang baru dalam mendorong kemajuan desa. Termasuk di bidang pariwisata atau bidang usaha lainnya. Desa Ponggok yang sudah beromzet miliaran rupiah dari objek pariwisatanya, kami yang berikan dana supportnya,\u201djelas pihak BNI 46 Jambi yang diwakili divisi hubungan kelembagaan.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Pihak BNI dan desa-desa di Jambi akhirnya berkomitmen bekerja sama untuk ke depan dalam memajukan desa, dengan memenuhi persyaratan yang disyaratkan. Termasuk pemberian CSR dan bentuk kerja sama lainnya. (rilis media)<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<p>NKRI adalah negara hukum tdk ada individu warga negara yg kebal hukum..termasuk gaya2 pengancaman kpd pribadi orang apalagi yg diancam adalah seorang perempuan. Gaya2 premanisne harus dimusnahkan dalam kehidupan di negara ini..krn itu di harapkan pihak yg berwajib secepat mungkin mentuntaskan persoalan ini..kan kasiang si korban setiap saat merasa ketakutan krn ancaman terhadap dirinya dilain sisi si pengancam seenaknya dia saja.<\/p>\n<div class=\"yj6qo\"><\/div>\n<div class=\"adL\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"adL\" dir=\"auto\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"adL\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\":tu\" class=\"hq gt\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TOTABUAN.NEWS, JAMBI&#8211; Dari Provinsi Jambi, Kementerian Desa PDTT-RI ingin mencetak lebih banyak lagi desa-desa yang moderen, tapi tidak meninggalkan identitas Indonesia-nya. Desa<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":57166,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-57165","post","type-post","status-publish","format-gallery","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-terkini","post_format-post-format-gallery"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"TOTABUAN.NEWS, JAMBI- Dari Provinsi Jambi, Kementerian Desa PDTT-RI ingin mencetak lebih banyak lagi desa-desa yang moderen, tapi tidak meninggalkan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"TOTABUAN.NEWS, JAMBI- Dari Provinsi Jambi, Kementerian Desa PDTT-RI ingin mencetak lebih banyak lagi desa-desa yang moderen, tapi tidak meninggalkan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TOTABUAN.NEWS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/www.facebook.com\/totabuanews\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-02T10:59:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-07-02T11:02:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0034.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"854\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi Totabuanews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi Totabuanews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi Totabuanews\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989\"},\"headline\":\"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan\",\"datePublished\":\"2019-07-02T10:59:04+00:00\",\"dateModified\":\"2019-07-02T11:02:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165\"},\"wordCount\":894,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/IMG-20190701-WA0034.jpg\",\"articleSection\":[\"Nasional\",\"Terkini\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165\",\"url\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165\",\"name\":\"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/IMG-20190701-WA0034.jpg\",\"datePublished\":\"2019-07-02T10:59:04+00:00\",\"dateModified\":\"2019-07-02T11:02:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989\"},\"description\":\"TOTABUAN.NEWS, JAMBI- Dari Provinsi Jambi, Kementerian Desa PDTT-RI ingin mencetak lebih banyak lagi desa-desa yang moderen, tapi tidak meninggalkan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/IMG-20190701-WA0034.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/IMG-20190701-WA0034.jpg\",\"width\":1280,\"height\":854},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=57165#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/\",\"name\":\"TOTABUAN.NEWS\",\"description\":\"Media Lokal Untuk Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989\",\"name\":\"Redaksi Totabuanews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g\",\"caption\":\"Redaksi Totabuanews\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/totabuanews.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?author=9\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan","description":"TOTABUAN.NEWS, JAMBI- Dari Provinsi Jambi, Kementerian Desa PDTT-RI ingin mencetak lebih banyak lagi desa-desa yang moderen, tapi tidak meninggalkan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan","og_description":"TOTABUAN.NEWS, JAMBI- Dari Provinsi Jambi, Kementerian Desa PDTT-RI ingin mencetak lebih banyak lagi desa-desa yang moderen, tapi tidak meninggalkan","og_url":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165","og_site_name":"TOTABUAN.NEWS","article_publisher":"http:\/\/www.facebook.com\/totabuanews","article_published_time":"2019-07-02T10:59:04+00:00","article_modified_time":"2019-07-02T11:02:18+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":854,"url":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0034.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi Totabuanews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi Totabuanews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165"},"author":{"name":"Redaksi Totabuanews","@id":"https:\/\/totabuan.news\/#\/schema\/person\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989"},"headline":"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan","datePublished":"2019-07-02T10:59:04+00:00","dateModified":"2019-07-02T11:02:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165"},"wordCount":894,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0034.jpg","articleSection":["Nasional","Terkini"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/totabuan.news\/?p=57165#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165","url":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165","name":"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0034.jpg","datePublished":"2019-07-02T10:59:04+00:00","dateModified":"2019-07-02T11:02:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/#\/schema\/person\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989"},"description":"TOTABUAN.NEWS, JAMBI- Dari Provinsi Jambi, Kementerian Desa PDTT-RI ingin mencetak lebih banyak lagi desa-desa yang moderen, tapi tidak meninggalkan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/totabuan.news\/?p=57165"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165#primaryimage","url":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0034.jpg","contentUrl":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/IMG-20190701-WA0034.jpg","width":1280,"height":854},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=57165#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/totabuan.news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mencetak Desa Modern, Tapi Kaya Nilai Kebersamaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/totabuan.news\/#website","url":"https:\/\/totabuan.news\/","name":"TOTABUAN.NEWS","description":"Media Lokal Untuk Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/totabuan.news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/totabuan.news\/#\/schema\/person\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989","name":"Redaksi Totabuanews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g","caption":"Redaksi Totabuanews"},"sameAs":["http:\/\/totabuanews.com"],"url":"https:\/\/totabuan.news\/?author=9"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/57165","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=57165"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/57165\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57174,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/57165\/revisions\/57174"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/57166"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=57165"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=57165"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=57165"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=57165"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}