{"id":80441,"date":"2020-07-13T13:40:44","date_gmt":"2020-07-13T05:40:44","guid":{"rendered":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441"},"modified":"2020-07-13T13:40:44","modified_gmt":"2020-07-13T05:40:44","slug":"dampak-corona-hampir-10-juta-anak-terancam-putus-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441","title":{"rendered":"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah"},"content":{"rendered":"<p><strong>TNews, PENDIDIKAN<\/strong>\u00a0&#8211;\u00a0Pandemi virus corona telah menyebabkan &#8220;darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya&#8221;, dengan 9,7 juta anak yang terkena dampak penutupan sekolah berisiko putus sekolah secara permanen, kata lembaga amal Save the Children pada Senin (13\/07).<\/p>\n<p>Mereka mengutip data UNESCO yang menunjukkan bahwa pada bulan April, 1,6 miliar pelajar diliburkan dari sekolah dan universitas karena langkah-langkah untuk menekan penyebaran Covid-19. Angka tersebut merupakan sekitar 90% dari seluruh populasi siswa di dunia.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, satu generasi anak-anak di seluruh dunia terganggu pendidikannya,&#8221; kata lembaga itu dalam sebuah laporan baru bertajuk\u00a0<em>Save our Education<\/em>, seperti dikutip kantor berita\u00a0<em>AFP.<\/em><\/p>\n<p>Mereka menjelaskan bahwa bencana ekonomi dari krisis ini bisa mendorong 90 hingga 117 juta anak ke dalam kemiskinan, yang berdampak langsung pada penerimaan murid di sekolah.<\/p>\n<p>Dengan banyaknya anak yang dituntut untuk bekerja atau anak perempuan yang dipaksa menikah dini demi menghidupi keluarga mereka, antara 7 juta hingga 9,7 juta anak terancam putus sekolah secara permanen.<\/p>\n<p>Pada saat yang sama, lembaga amal itu memperingatkan krisis akibat virus corona bisa menyebabkan kekurangan anggaran pendidikan hingga sebesar $77 miliar (Rp1.112 triliun) di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah pada akhir 2021.<\/p>\n<p>&#8220;Sekitar 10 juta anak mungkin tidak pernah kembali ke sekolah ini adalah darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan pemerintah harus segera berinvestasi dalam pendidikan,&#8221; kata kepala eksekutif Save the Children, Inger Ashing.<\/p>\n<p>&#8220;Alih-alih, kita berisiko menghadapi pemotongan anggaran dalam jumlah besar yang akan menyebabkan ketimpangan semakin lebar antara si kaya dan si miskin, dan antara anak laki-laki dan perempuan.&#8221;<\/p>\n<h3>Bagaimana dengan di Indonesia?<\/h3>\n<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, telah mengizinkan kegiatan belajar di sekolah dengan tatap muka di daerah berstatus zona hijau, mulai tahun ajaran baru Juli ini.<\/p>\n<p>Adapun daerah yang berstatus zona kuning, oranye dan merah dilarang menggelar kegiatan belajar tatap muka langsung.<\/p>\n<p>&#8220;Beberapa kabupaten\/kota yang merupakan zona hijau menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, dimungkinkan memulai pembelajaran tatap muka dengan persyaratan protokol kesehatan yang ketat,&#8221; ujar Nadiem dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip kantor berita\u00a0<em>Antara,\u00a0<\/em>Minggu (12\/07).<\/p>\n<p>Melangsungkan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka di sekolah, lanjutnya, ada di tangan kepala daerah, kepala sekolah, dan orang tua.<\/p>\n<p>&#8220;Jadinya, sekolah-sekolah kalau mau membuka kembali pembelajaran tatap muka harus benar-benar meyakinkan semua orang tua bahwa protokol kesehatan di sekolahnya itu sudah sangat mapan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Apabila ada orang tua yang merasa tidak siap jika anaknya harus kembali bersekolah, maka ia berhak untuk menolak dan si anak tetap melanjutkan pembelajaran dari rumah,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Adapun untuk pembelajaran tatap muka, prosesnya dilakukan secara bertahap, yakni dimulai dari jenjang SMP dan SMA\/SMK terlebih dahulu.<\/p>\n<p>&#8220;Ini mengenai kenyamanan, mengenai kepercayaan kita kepada institusi sekolah yang bisa melakukan protokol kesehatan yang baik,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19 dirilis pada Juni lalu.<\/p>\n<p>Kemendikbud juga mengatakan telah merelaksasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk mendukung sekolah menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan.<\/p>\n<p>&#8220;BOS yang sudah sampai ke rekening sekolah itu boleh digunakan secara fleksibel untuk persiapan protokol kesehatan. Ini benar-benar kita berikan kebebasan anggaran bagi kepala sekolah,&#8221; kata Nadiem.<\/p>\n<p>Kebijakan belajar di rumah telah dikeluhkan secara luas karena tidak meratanya fasilitas &#8211; termasuk akses internet.<\/p>\n<h3>&#8216;Dampaknya bertahan lama&#8217;<\/h3>\n<p>Save the Children mendesak pemerintah dan donor untuk menginvestasikan lebih banyak dana di balik rencana pendidikan global baru untuk membantu anak-anak kembali ke sekolah ketika situasi aman dan mendukung pembelajaran jarak jauh sampai itu terjadi.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tahu anak-anak yang paling miskin dan paling terpinggirkan, yang sejak awal sudah jauh tertinggal, adalah yang paling merugi, tanpa akses ke pembelajaran jarak jauh &#8211; atau pendidikan apa pun &#8211; selama setengah tahun akademik,&#8221; kata Ashing.<\/p>\n<p>Save the Children juga mendesak kreditor komersial untuk menunda pembayaran utang untuk negara-negara berpenghasilan rendah langkah yang menurut mereka bisa membebaskan $ 14 miliar untuk program pendidikan.<\/p>\n<p>&#8220;Jika kita membiarkan krisis pendidikan ini berlangsung, dampaknya pada masa depan anak-anak akan bertahan lama,&#8221; kata Ashing.<\/p>\n<p>&#8220;Janji negara-negara untuk memastikan semua anak mendapat akses ke pendidikan berkualitas pada tahun 2030, akan mundur beberapa tahun,&#8221; katanya, mengutip target PBB.<\/p>\n<p>Laporan Save the Children mencantumkan 12 negara tempat anak-anak paling berisiko tertinggal: Niger, Mali, Chad, Liberia, Afghanistan, Guinea, Mauritania, Yaman, Nigeria, Pakistan, Senegal, dan Pantai Gading.<\/p>\n<p>Sebelum krisis, diperkirakan 258 juta anak-anak dan remaja sudah putus sekolah, kata lembaga amal itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>Sumber: detik.com<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TNews, PENDIDIKAN\u00a0&#8211;\u00a0Pandemi virus corona telah menyebabkan &#8220;darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya&#8221;, dengan 9,7 juta anak yang terkena dampak penutupan sekolah<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":80442,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[63],"tags":[7223,7483,10404,10405,7251],"newstopic":[],"class_list":["post-80441","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-covid-19","tag-dampak-virus-corona","tag-dampak-virus-corona-di-sekolah","tag-putus-sekolah","tag-virus-corona"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"TNews, PENDIDIKAN\u00a0-\u00a0Pandemi virus corona telah menyebabkan &quot;darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya&quot;, dengan 9,7 juta anak yang terkena\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"TNews, PENDIDIKAN\u00a0-\u00a0Pandemi virus corona telah menyebabkan &quot;darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya&quot;, dengan 9,7 juta anak yang terkena\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TOTABUAN.NEWS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/www.facebook.com\/totabuanews\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-13T05:40:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"690\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"385\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi Totabuanews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi Totabuanews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi Totabuanews\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989\"},\"headline\":\"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah\",\"datePublished\":\"2020-07-13T05:40:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441\"},\"wordCount\":717,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/07\\\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg\",\"keywords\":[\"#Covid-19\",\"#dampak virus corona\",\"#dampak virus corona di sekolah\",\"#putus sekolah\",\"#virus Corona\"],\"articleSection\":[\"Pendidikan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441\",\"url\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441\",\"name\":\"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/07\\\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg\",\"datePublished\":\"2020-07-13T05:40:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989\"},\"description\":\"TNews, PENDIDIKAN\u00a0-\u00a0Pandemi virus corona telah menyebabkan \\\"darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya\\\", dengan 9,7 juta anak yang terkena\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/07\\\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/07\\\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg\",\"width\":690,\"height\":385},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?p=80441#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/\",\"name\":\"TOTABUAN.NEWS\",\"description\":\"Media Lokal Untuk Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989\",\"name\":\"Redaksi Totabuanews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g\",\"caption\":\"Redaksi Totabuanews\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/totabuanews.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/totabuan.news\\\/?author=9\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah","description":"TNews, PENDIDIKAN\u00a0-\u00a0Pandemi virus corona telah menyebabkan \"darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya\", dengan 9,7 juta anak yang terkena","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah","og_description":"TNews, PENDIDIKAN\u00a0-\u00a0Pandemi virus corona telah menyebabkan \"darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya\", dengan 9,7 juta anak yang terkena","og_url":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441","og_site_name":"TOTABUAN.NEWS","article_publisher":"http:\/\/www.facebook.com\/totabuanews","article_published_time":"2020-07-13T05:40:44+00:00","og_image":[{"width":690,"height":385,"url":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi Totabuanews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi Totabuanews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441"},"author":{"name":"Redaksi Totabuanews","@id":"https:\/\/totabuan.news\/#\/schema\/person\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989"},"headline":"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah","datePublished":"2020-07-13T05:40:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441"},"wordCount":717,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg","keywords":["#Covid-19","#dampak virus corona","#dampak virus corona di sekolah","#putus sekolah","#virus Corona"],"articleSection":["Pendidikan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/totabuan.news\/?p=80441#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441","url":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441","name":"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg","datePublished":"2020-07-13T05:40:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/#\/schema\/person\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989"},"description":"TNews, PENDIDIKAN\u00a0-\u00a0Pandemi virus corona telah menyebabkan \"darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya\", dengan 9,7 juta anak yang terkena","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/totabuan.news\/?p=80441"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441#primaryimage","url":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg","contentUrl":"https:\/\/totabuan.news\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Ilustrasi-Pelajar-Pakai-Masker.jpg","width":690,"height":385},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/totabuan.news\/?p=80441#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/totabuan.news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dampak Corona, Hampir 10 Juta Anak Terancam Putus Sekolah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/totabuan.news\/#website","url":"https:\/\/totabuan.news\/","name":"TOTABUAN.NEWS","description":"Media Lokal Untuk Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/totabuan.news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/totabuan.news\/#\/schema\/person\/9b32ea43105f74e0f98b002ee31ba989","name":"Redaksi Totabuanews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9804b7024cf480df98e7950800594e4268097a9c456a9ce2bc03d14664a5a871?s=96&r=g","caption":"Redaksi Totabuanews"},"sameAs":["http:\/\/totabuanews.com"],"url":"https:\/\/totabuan.news\/?author=9"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80441","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=80441"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80441\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80443,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80441\/revisions\/80443"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/80442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=80441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=80441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=80441"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/totabuan.news\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=80441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}