Baca Peluang, Pasutri Ini Tingkatkan Ekonomi Lewat Es Kelapa Muda

0
315

TOTABUAN.NEWS, KOTAMOBAGU – Membaca peluang ekonomi, Haryati (36) warga Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, bersama suaminya, Rastanto Mokoginta (38), akhirnya memilih berjualan es kelapa muda.

Jualan es kelapa muda ini cukup meningkatkan ekonomi pasangan suami istri (pasutri) ini.

Dalam sehari mereka bisa menjual puluhan bahkan ratusan gelas es kelapa muda.

“Lumaianlah, dengan harga jual Rp. 6.000,00 saya setiap harinya bisa menjual 85 atau 100 gelas,” ujar Haryati, Selasa (26/06/2018).

Dengan suami, Haryati berbagi lokasi Jualan. Haryati sendiri memilih berjualan di depan Kantor Kelurahan Kotamobagu, sementara suaminya, berjualan di emperan samping trotoar lapangan Molinow.

“Ya hari-hari begini. Tapi alhamdulilah dengan harga jual kopra yang turun, dan tinggal di kota model jasa ini, jualan es kelapa muda ini bisa menjadi sumber pendapatan kami yang cukup luamain,” jelas Haryati.

Es kelapa muda ini tidak membutuhkan banyak bahan, sehingga lumaian menguntungkan.

“Hanya kelapa muda saja, susu, dan sirup saja. Untuk kelapa mudanya, berasal dari Lolak, dan Moyag,” ungkapnya.

Kepada TOTABUAN.NEWS, Haryati mengatakan, hanya dikenakan membayar retribusi sebesar Rp. 5000,00 setiap bulannya.

“Hanya cukup bayar retribusi perbulannya, dan tetap menjaga kebersihan maka tidak ada masalah. Sejauh ini, pemerintah tidak memberatkan,” pungkasnya.

Peliput: Neno Karlina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.