Muazin di Masjid Hagia Sophia Meninggal Dunia

0
25

TNews, ISTANBUL – Kabar duka datang dari Masjid Hagia Sophia di Istanbul, Turki. Satu dari lima muazin yang ditugaskan mengumandangkan adzan di Masjid Hagia Sophia, Osman Aslan meninggal dunia pada Minggu (2/8/2020) lalu.

Sang Muazin meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung. Dikutip dari Public Radio of Armenia, kabar meninggalnya Osman Aslan disampaikan di akun Twitter resmi Gubernur Istanbul. Dia pun turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya Osman Aslan.

“Kami berharap rahmat Allah untuk Osman Aslan dan belasungkawa kami untuk keluarga dan kerabatnya,” begitu Tweet di akun resmi sang gubernur.

“Kami mendoakan ampunan Allah kepada keluarganya dan kerabatnya Masjid Uhud, muazin kayyum yang meninggal dunia dalam pelayanan sukarelanya di Hagia Sophia karena serangan jantung,” lanjutnya.

Osman Aslan bertugas sebagai Muazin setelah Hagia Sophia yang sebelumnya berfungsi sebagai museum dijadikan masjid. Bersama 4 rekannya sesama muadzin, dia bertugas mengumandangkan adzan sejak hari pertama Hagia Sophia resmi sebagai masjid.

Sebagai muadzin, saat tidak bertugas mengumandangkan adzan dia tak lupa sering mengingatkan pengunjung Hagia Sophia untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Seperti diketahui setelah dialihfungsikan dari museum menjadi masjid, Hagia Sophia tetap boleh dikunjungi. Tak hanya oleh umat Islam saja, namun pemeluk agama lain juga dibolehkan mengunjungi Hagia Sophia.

Hagia Sophia mulai dibangun sekitar tahun 325 Masehi. Oleh Kaisar Konstatinopel ketika itu Justinian I Hagia Sophia awalnya dijadikan sebagai katedral Kristen Ortodoks. Hingga tahun 1453, Sultan Mehmed II atau Muhammad Al Fatih yang memimpin Kekaisaran Ottoman berhasil menaklukkan Konstatinopel.

Di bawah pimpinan Sultan Mehmed, Hagia Sophia difungsikan sebagai masjid. Namun, pada tahun 1935 Presiden pertama Turki Mustafa Kemal Ataturk mengubah fungsi Hagia Sophia menjadi museum. Pada tahun 1985, Hagia Sophia masuk dalam daftar situs warisan budaya dunia UNESCO.

Di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan pada 10 Juli 2020 lalu Turki memfungsikan kembali Hagia Sophia menjadi masjid. Pada 24 Juli lalu dilangsungkan Sholat Jumat sekaligus peresmian Hagia Sophia seb Sebagai muadzin, saat tidak bertugas mengumandangkan adzan dia tak lupa sering mengingatkan pengunjung Hagia Sophia untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Seperti diketahui setelah dialihfungsikan dari museum menjadi masjid, Hagia Sophia tetap boleh dikunjungi. Tak hanya oleh umat Islam saja, namun pemeluk agama lain juga dibolehkan mengunjungi Hagia Sophia.

Hagia Sophia mulai dibangun sekitar tahun 325 Masehi. Oleh Kaisar Konstatinopel ketika itu Justinian I Hagia Sophia awalnya dijadikan sebagai katedral Kristen Ortodoks. Hingga tahun 1453, Sultan Mehmed II atau Muhammad Al Fatih yang memimpin Kekaisaran Ottoman berhasil menaklukkan Konstatinopel.

Di bawah pimpinan Sultan Mehmed, Hagia Sophia difungsikan sebagai masjid. Namun, pada tahun 1935 Presiden pertama Turki Mustafa Kemal Ataturk mengubah fungsi Hagia Sophia menjadi museum. Pada tahun 1985, Hagia Sophia masuk dalam daftar situs warisan budaya dunia UNESCO.

Di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan pada 10 Juli 2020 lalu Turki memfungsikan kembali Hagia Sophia menjadi masjid. Pada 24 Juli lalu dilangsungkan Sholat Jumat sekaligus peresmian Hagia Sophia sebagai mesjid.

Sebagai muadzin, saat tidak bertugas mengumandangkan adzan dia tak lupa sering mengingatkan pengunjung Hagia Sophia untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Seperti diketahui setelah dialihfungsikan dari museum menjadi masjid, Hagia Sophia tetap boleh dikunjungi. Tak hanya oleh umat Islam saja, namun pemeluk agama lain juga dibolehkan mengunjungi Hagia Sophia.

Hagia Sophia mulai dibangun sekitar tahun 325 Masehi. Oleh Kaisar Konstatinopel ketika itu Justinian I Hagia Sophia awalnya dijadikan sebagai katedral Kristen Ortodoks. Hingga tahun 1453, Sultan Mehmed II atau Muhammad Al Fatih yang memimpin Kekaisaran Ottoman berhasil menaklukkan Konstatinopel.

Di bawah pimpinan Sultan Mehmed, Hagia Sophia difungsikan sebagai masjid. Namun, pada tahun 1935 Presiden pertama Turki Mustafa Kemal Ataturk mengubah fungsi Hagia Sophia menjadi museum. Pada tahun 1985, Hagia Sophia masuk dalam daftar situs warisan budaya dunia UNESCO.

Di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan pada 10 Juli 2020 lalu Turki memfungsikan kembali Hagia Sophia menjadi masjid. Pada 24 Juli lalu dilangsungkan Sholat Jumat sekaligus peresmian Hagia Sophia sebagai masjid. Erdogan turut hadir dan sempat membacakan ayat=ayat Al Quran.

 

Sumber: detik.com

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.