Tips-tips Aman Menyimpan Makanan Saat Pandemi

0
11
Loading...

TNews, KESEHATAN – Masa karantina mandiri yang bersamaan dengan bulan puasa membuat stok makanan harus selalu tersedia. Memperpanjang usia makanan menjadi salah satu cara yang bisa Anda lakukan.

Ada beberapa cara sederhana untuk memperpanjang usia stok bahan makanan yang ada di rumah. Dengan cara ini, Anda tak perlu terlalu sering pergi ke supermarket untuk berbelanja.

  1. Abaikan label ‘best before’

Untuk mengurangi kebiasaan membuang makanan, Anda disarankan untuk tidak terlalu memperhatikan label ‘best before dates’. Perlu dicatat, tanggal tak merujuk pada tanggal kadaluwarsa.

“Tanggal ini umumnya digunakan oleh penjaga toko untuk merotasi stok mereka dan hanya estimasi dari kesegaran makanan,” ujar Emilie Vanpoperinghe, pendiri salah satu situs jual beli sayur dan buah.

Alih-alih memperhatikan tanggal yang tertera, Vanpoperinghe menyarankan Anda menggunakan alat indera untuk mengetahui keamanan makanan yang dikonsumsi. Anda bisa mencium aromanya, menyentuh, hingga mencicipinya untuk memastikan apakah makanan aman dikonsumsi atau tidak.

  1. Cek suhu kulkas

Saat stok sayur dan buah di kulkas dirasa terlalu cepat layu dan busuk, ada baiknya jika Anda mengecek suhu kulkas.

Untuk mengeceknya, Food Standards Agency (FSA) menyarankan untuk menggunakan termometer. Pasalnya, penunjuk suhu yang ada di kulkas seringkali tak akurat dalam membaca suhu. Bagian terdingin kulkas seharusnya berada di suhu kurang dari 5 derajat Celcius.

  1. Bekukan makanan

Tak ada salahnya membekukan bahan makanan. Cara ini bisa membuat bahan makanan lebih awet. Rosalind Rathouse, pendiri Cookery School berkata, apa pun bisa Anda bekukan termasuk roti, saus tomat, daging, pasta, sup, dan susu.

  1. Tertutup rapat

Simpan beberapa stok bahan pangan dalam wadah tertutup untuk mencegah udara yang masuk. Udara yang masuk dapat memperpendek umur bahan pangan.

Vanpoperinghe menyarankan untuk menyimpan bahan-bahan seperti tepung, kacang-kacangan, buah kering, granola, sereal, dan roti dalam wadah tertutup.

  1. Tanam sendiri

Agar stok bahan makanan tersedia, tak ada salahnya jika menanam tanaman sendiri. Anda bisa menanam sayur-sayuran yang biasa dikonsumsi, terutama seperti seledri, daun bawang, ketumbar, dan tanaman-tanaman lain yang biasa dijadikan pelengkap makanan.

  1. Pisahkan buah dan sayur

Bagian paling bawah kulkas kerap diisi dengan aneka sayur dan buah. Padahal, menyimpan sayur dan buah akan lebih baik jika dipisahkan.

Kosongkan laci paling bawah kulkas, bersihkan, dan pastikan dalam kondisi kering. Simpan sayuran di dalamnya. Khusus untuk sayuran seperti selada, simpan dalam kontainer tertutup dan lap untuk menyerap kelembaban. Letakkan seledri pada wadah berisi air.

Sedangkan untuk buah, terutama pisang, simpan pada wadah sendiri dan terpisah dengan buah lainnya. Pisang mengeluarkan gas etilen yang membuat buah lain cepat busuk.

  1. Memaksimalkan sisa makanan

Jangan buru-buru membuang sisa makanan, Anda bisa memanfaatkannya untuk olahan masakan berikutnya.

Sumber : Detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.