Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang Pedasnya

0
79

TNews, KULINER – Mampir ke Bali tanpa mencicipi ayam betutu kurang lengkap rasanya. Di dekat Pelabuhan Gilimanuk, ada rumah makan ayam betutu legendaris sejak 1978. Ayam betutu adalah salah satu makanan tradisional Bali yang populer. Tak sulit menemukan olahan ayam penuh rempah ini saat di Pulau Dewata. Salah satu rumah makan ayam betutu populer ada di dekat Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Namanya Ayam Betutu Men Tempeh 1978 yang jadi spot makan favorit para turis yang memasuki Bali via Pelabuhan Gilimanuk. Ternyata ada beberapa penjual ayam betutu di dekat rumah makan Men Tempeh. Kami sempat bingung mencari rumah makan yang asli. Sebab ada rumah makan ayam betutu yang juga mengusung nama ‘Men Tempeh’.

Rupanya rumah makan Men Tempeh yang asli adalah yang memajang foto pendirinya, Men Tempeh. Penanda lainnya, patung Men Tempeh di bagian depan rumah makan. Seorang pegawai Ayam Betutu Men Tempeh 1978 mengatakan, rumah makan ini sudah mengalami perluasan yang signifikan. Kini bangunannya ada tiga sehingga bisa menampung ratusan pengunjung. Bagi Muslim yang bersantap di sini juga tak perlu khawatir sebab selain kehalalan menunya terjamin, Ayam Betutu Men Tempeh 1978 juga menyediakan musala untuk pengunjung. Mengenai rumah makan bernama ‘Men Tempeh’ lain di dekatnya, ia menyebut usaha tersebut masih dikelola pihak saudara. Namun mereka memasak sendiri ayam betutunya.

“Kalau yang ini masih memakai resep dari penciptanya, Men Tempeh. Beliau orang asli Gianyar kemudian dulu merantau ke Gilimanuk dan berjualan ayam betutu,” kata pegawai tersebut. Ia juga mengatakan resep yang dipakai sekarang masih sama seperti dulu. Kini Ayam Betutu Men Tempeh 1978 dikelola anak dan menantu Men Tempeh, Ibu Oka Damayanti. Ayam betutu buatan Men Tempeh terbilang kecil. Hal ini karena mereka memakai ayam kampung yang masih muda. Beratnya mungkin sekitar 600-700 gram saja. Ayam kampung ini melalui proses perebusan sekitar satu jam hingga benar-benar empuk. Untuk bumbunya, Men Tempeh 1978 menggunakan racikan bumbu basa genep yang lengkap. Pegawai memasaknya di area dapur bersih yang bisa diintip pengunjung dari area makan.

Dalam sehari, jika pengunjung tengah ramai, Men Tempeh 1978 bisa menghabiskan ratusan ekor ayam kampung. Pengunjung bisa memilih menu ayam betutu original atau ayam betutu goreng. Ayam betutu dijual per 1/4 ekor, 1/2 ekor, dan 1 ekor. Untuk pengunjung rombongan atau keluarga, tersedia juga paket ayam betutu yang lebih hemat. Paket ini dibanderol sekitar Rp114.000 dan bisa dinikmati 4 orang. Isiannya 1 ekor ayam betutu, 1 bakul nasi, 1 porsi sayur, sambal, dan kacang. Ada juga pelengkap tahu tempe dan ati ampela goreng. Paket ayam betutu terlihat menggugah selera karena disajikan di atas tampah bambu berlapis daun pisang. Semua pelengkapnya disusun di sebelah ayam betutu.

Pada ayam betutu original terlihat bumbu rempah yang digerus kasar menempel di badannya. Terdiri dari potongan cabai rawit, bawang merah, bawang putih, lengkuas, serai, kencur, kunyit, dan banyak lainnya. Lalu ada juga kuah berwarna kuning kecokelatan sebagai pelengkap. Kuah ini bisa disiramkan ke ayam atau ke atas nasi hangat. Saat daging ayam disobek, teksturnya sangat empuk dan serat-seratnya halus. Tak ada sedikitpun perlawanan meski biasanya daging ayam kampung biasanya sedikit liat. Soal rasa, ayam betutu original ini terasa pedas gurih dengan jejak rempah yang nikmat. Meski belum dicocol sambal, ayam betutu ini sudah nendang pedasnya! Bagi pencinta pedas, bisa mencocol daging ayam ke sambal rawit yang encer.

Jangan remehkan teksturnya, sebab makan sambal ini bisa bikin kamu bercucuran keringat! Untuk pilihan tak terlalu pedas, ada ayam betutu goreng. Warnanya kecokelatan dengan rasa gurih renyah yang puaskan selera. Menu ini juga banyak disukai, terutama untuk pengunjung yang membawa anak kecil. Dua paket ayam betutu dilengkapi sayuran khas bernama plecing gondo. “Gondo sejenis selada air khas Jembrana,” kata pegawai Ayam Betutu Men Tempeh 1978. Tampilannya serupa kangkung. Teksturnya sama-sama renyah dengan pelengkap tauge rebus yang juga enak renyahnya. Nah, bagi kamu pencinta ayam betutu, tak ada salahnya mampir ke Men Tempeh 1978 saat sedang di Bali. Rumah makan ini memang agak jauh jika dijangkau dari Denpasar, sekitar 3 jam perjalanan. Namun jika kamu memasuki Bali via Pelabuhan Gilimanuk, rumah makan ini sangat layak disambangi.

 

Sumber : detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.