Minum Matcha Ternyata Bagus untuk Kesehatan Otak, Ini Kata Ahli

  • Whatsapp
(foto google)

TNews, KULINER – Populer sebagai campuran makanan dan minuman, ternyata matcha punya segudang manfaat sehat. Jaga kesehatan otak hingga cegah demensia bisa didapatkan dengan rutin minum matcha.

Berbeda dengan teh hijau, matcha berasal dari daun teh muda yang dikeringkan dan dihaluskan. Diambil dari daun teh yang paling muda membuat matcha memiliki warna hijau yang lebih terang dibandingkan seduhan teh hijau.matcha

Bacaan Lainnya

Jika biasanya teh hijau diseduh dengan cara direbus atau direndam dalam air panas daunnya, matcha punya cara penyeduhan yang berbeda. Bubuk matcha akan dilarutkan dalam air panas dan diaduk dengan pengaduk khusus agar larut dengan sempurna.

Matcha juga begitu populer sebagai campuran makanan dan minuman kekinian. Ternyata bukan sekadar populer, matcha juga punya manfaat kesehatan yang diakui sangat baik oleh para ahli.

Mengutip Times, matcha memiliki kandungan antioksidan yang bernama katekin. Bukan katekin biasa, kandungan katekin yang ada dalam matcha bernama EGCG atau epigallocatechin gallate. Menurut ahli dan peneliti kesehatan, kandungan ini merupakan kandungan ajaib yang dipercaya dapat mengatasi beragam permasalahan kesehatan termasuk kanker.

Matcha juga memiliki kandungan komponen unik yang bernama L-theanine yang dapat mengatasi stres dan membantu memberikan ketenangan serta meningkatkan fokus agar lebih tajam. Kandungan kafein yang ada di dalam matcha ternyata juga membuat manfaat L-theanine dapat bekerja dengan efektif.

Sebuah penelitian sederhana yang dilakukan pada tahun 2019 lalu menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi teh hijau dan matcha ditemukan memiliki pengaturan kognitif yang lebih baik dibandingkan dengan peminum teh biasa. Ternyata hal yang sama juga ditemukan oleh sebuah ulasan pada tahun 2017 yang menemukan manfaat matcha dalam 21 penelitian yang pernah dilakukan.

Kombinasi kafein dan L-theanine di dalamnya juga ditemukan para ahli dapat meningkatkan fungsi otak dengan cara memperkuat ingatan dan fokus serta mengurangi kecemasan. Rutin konsumsi matcha saat muda juga dikaitkan dengan risiko alzheimer atau kepikunan yang lebih rendah.

Komponen yang terkandung dalam matcha dikatakan dapat meningkatan hubungan antara sel-sel otak menjadi semakin kuat sehingga tidak menurunkan fungsinya. Efek tersebut sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit degeneratif pada sel-sel otak seperti alzheimer hingga parkinson.

Ternyata ada fakta menarik yang ditemukan oleh ahli melalui upacara minum teh di Jepang. Para peneliti menemukan bahwa upacara minum teh di Jepang merupakan kombinasi yang sangat baik untuk mendapatkan manfaat teh yang paling maksimal untuk otak.

Bukan hanya sekadar mempererat hubungan sosial, ahli menilai upacara minum teh di Jepang yang terbiasa mengonsumsi matcha sangat membantu untuk melawan penuaan terutama pada otak.

 

 

Sumber : detik.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.