Terpilih Lagi Sebagai Ketum Hanura, Ini Mandat Yang Diberikan kepada OSO

0
364

TNews, JAKARTA – Oesman Sapta Odang (OSO) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Hanura. Keputusan itu merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) III Hanura. “Munas III Hanura 2019 menetapkan secara aklamasi Bapak Oesman Sapta sebagai Ketua Umum DPP Hanura 2019-2024,” kata Ketua DPP Hanura demisioner Benny Rhamdani di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019). Keputusan Munas juga memberikan mandat kepada OSO menjadi formatur tunggal dan menyusun struktur kepengurusan Hanura yang baru.

“Memberikan mandat penuh kepada Bapak OSO selaku ketua terpilih sebagai formatur tunggal dengan tugas menyusun kepengurusan DPP Hanura 2019-2024,” ujar Benny. Untuk diketahui, Munas Partai Hanura dihadiri 34 DPD, 514 DPC, dan 804 anggota DPRD provinsi, kabupaten/kota dari Hanura. Munas Hanura juga dipimpin lima pimpinan sidang dan menghasilkan sejumlah keputusan yang telah melewati lima sidang pleno.

Benny mengatakan keputusan Munas juga memerintahkan DPP Hanura terpilih untuk mengubah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai. Perubahan itu diserahkan kepada tim yang terdiri atas unsur DPP, DPD, dan DPC.”Mandat Munas juga memerintahkan kepada DPP Hanura terpilih untuk melakukan perubahan AD/ART Partai Hanura yang proses penyempurnaan, baik substansi maupun redaksional, diserahkan mandatnya kepada tim yang akan dibentuk yang terdiri atas unsur DPP, DPD, dan DPC,” tutur Benny.

Benny menuturkan Munas juga memerintah Partai Hanura melakukan langkah strategis partai selama lima tahun ke depan melalui rebranding, restrukturisasi, revitalisasi, reorganisasi, dan reaktualisasi. Hal itu diharapkan berdampak kuat terhadap konsolidasi internal secara ideologis maupun struktural, dan konsolidasi eksternal melalui kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan penggalangan kelompok strategis masyarakat, khususnya milenial. “Terakhir, dalam rangka menghadapi pemilihan kepala daerah, Hanura mendorong dan pengarusutamaan kader Partai Hanura dengan tetap memberikan ruang kepada kader non-Partai Hanura yang memiliki rekam jejak prorakyat, bersih, dan antikorupsi,” pungkasnya.

 

Sumber : Detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.