Unima Masuk Klaster Bawah Perguruan Tinggi di Indonesia

0
38

TNews, PENDIDIKAN — Kabar mengejutkan datang dari dunia pendidikan Sulut.

Dimana, salah satu perguruan tinggi di Sulut yakni Universitas Negeri Manado (Unima) masuk dalam daftar bawah peringkat Pendidikan Tinggi (Dikti) di Indonesia.

Unima masuk dalam klaster 4 dari 5 klaster Dikti di Indonesia.

Salah seorang alumni Unima yang enggan namanya dipublis memberikan masukan, rektor Unima yang baru untuk mempelajari capaian dari kepemimpinan rektor sebelumnya yakni Prof Julyeta Runtuwene atau yang akrab disapa Prof Paula.

“Saya katakan bahwa rektor sebelumnya telah membawa Unima masuk peringkat bawah di Indonesia. Karena dari data yang ada Unima masuk di posisi klaster 4 dari 5 klaster pemeringkatan Dikti. Ini artinya hampir klaster terakhir (kelima, red),” ujarnya.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa tiap klaster yang dimaksud ada 400 universitas.

“Dengan demikian, masuk di klaster ke 4 berarti masuk di peringkat 1600 universitas di Indonesia, atau di urutan ke-183 dari 400 universitas di klaster 4 tersebut,” katanya tegas.

Jadi, tambah dia, kalau ada 2000 universitas berarti Unima berada hampir saja di bawah.

“Jauh di bawah Unsrat Manado yang berada di kluster 2 dan yang lainnya,” jelasnya.

Alumnus Unima ini menduga semasa menjabat sebagai rektor, Prof Paula terlalu banyak melakukan agenda keluar dan lain sebagainya.

“Dengan data ini menggambarkan kalau sebagai seorang professor dan pendidik, beliau (Prof Paula, red) gagal,” tukasnya.

Ditambahkannya pula, seorang pemimpin harus konsisten dan fokus dalam menangani segala sesuatu.

“Ada ungkapan harus setia dalam perkara kecil kemudian diberikan perkara besar,” tandasnya.

Sementara itu, Dr Aldjon Dapa selaku pengamat pendidikan sekaligus tenaga pendidik di Unima mengartikan Unima secara keseluruhan ada di rank 183,  Ada di klaster 4, urutan di klaster  17.

“Pendapat saya, posisi ini tentunya menjadi data Baseline dan tantangan bagi setiap usaha dan target kinerja dari Rektor Prof Deitje Katuuk untuk memenuhi tuntutan Indikator dari pemberian peringkat PTN,” katanya.

Saat ini, lanjut Aldjon Dapa, Unima sedang memperbaiki diri.

“Mulai dari Sistem Akademik yang Berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka, perbaikan kinerja penelitian dan pengabdian dosen dan aktivitas mahasiswa dalam kegiatan penalaran dan minat bakat dg prestasi nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Diketahui, adapun pemberian nilai (skor) klasterisasi berdasarkan capaian perguruan tinggi terhadap setiap indikator pada masing-masing aspek.

Setiap indikator memiliki bobot terhadap nilai kinerja perguruan tinggi secara keseluruhan.

Tahap ini merupakan tahap yang sangat penting dan dapat dijadikan sebagai alat pengendali kebijakan pengembangan pendidikan tinggi.

Ketika ditelusuri, Jumat (4/12/2020) di laman klasterirasi pendidikan tinggi dalam situs Kemendikbud, Unima ada di urutan 134 pada klaster 4 yang diisi sebanyak 400 PT.

Dengan input 2.785, proses 2.153, output 0.671, outcam 0.527 dan skor 1.421.

 

Sumber: Berita Manado

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.