2020 Harga Cengkih Dipastikan Naik, Deprov Imbau Petani Jangan Jual Sekarang

0
111

TNews, MANADO –  Turunnya harga cengkih dinilai akibat dari penghentian pembelian cengkih oleh beberapa perusahaan rokok.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut.

Kepada awak media, Lumentut mengakatan petani saat ini sebaiknya tidak menjual seluruh cengkih yang ada.

“Diawal tahun 2020 nanti, pabrikan akan melakukan pembelian cengkih dan harga pasti akan naik, bisa mencapai 100 ribu per kilonya,” ujar WL sapaan akrabnya.

Ketua Fraksi Nyiur Melambai ini kondisi juga menjelaskan yang terjadi sekarang karena efek pabrikan yang menutup pembelian, tetapi setelah memasuki awal tahun 2020 pabrik pabrik akan membuka pembelian.

“Diawal tahun komoditas cengkih dipasaran sudah mulai menipis diprediksikan akan terjadi kekosongan cengkih oleh karena itu petani dapat menyimpan hasil cengkihnya agar supaya di tahun depan masih bisa dijual dengan harga yang tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, segi presure politik, DPRD provinsi akan mengusulkan kepada pemerintah provinsi meminta ketegasan kepada menteri perdagangan mencabut atau menutup import cengkih di seluruh indonesia.

“Import cengkih sangat menguncang pendapatan ekonomi bagi petani cengkih di seluruh indonesia, Bagaimana mungkin Indonesia membuka import, sementara produksi dalam negeri sangat mencukupi. Saat ini Indonesia merupakan penghasil cengkeh terbesar di dunia dan juga kualitas nomor satu di dunia. Kenapa harus import,” pungkasnya.

Ia mengingatkan bahwa 94 persen cengkih Indonesia diserap oleh pabrikan rokok, untuk itu jika sesuatu terjadi pada industri dampaknya juga akan mengenai petani cengkih. “Kami meminta pemerintah tidak menganaktirikan para petani cengkih,” tutupnya.

(David Rumondor)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.