Astaga! Partai Ummat Bentang Bendera di Masjid Cirebon, Kader Buka Suara

0
19
(Partai Ummat mengklarifikasi soal geger jajaran kadernya membentangkan bendera berlogo Partai Ummat di dalam Masjid Raya At-taqwa Cirebon, Jawa Barat.(Foto: CNNindonesia)

TNews, POLITIK – Partai Ummat mengklarifikasi soal geger jajaran kadernya membentangkan bendera berlogo Partai Ummat di dalam Masjid Raya At-taqwa Cirebon, Jawa Barat.

Aksi bentang bendera Partai Ummat ini menuai kecaman sejumlah pihak termasuk dari GP Ansor Cirebon.

Ketua DPD Partai Ummat Kota Cirebon Herlina Kasdukhi menjelaskan awalnya kader-kader menggelar sujud syukur atas lolosnya Partai Ummat sebagai peserta Pemilu 2024 di Masjid At-taqwa Cirebon pada 1 Januari 2023 lalu.

Usai prosesi sujud syukur, Herlina mengatakan kader Partai Ummat lantas berfoto bersama. Saat berfoto bersama, ada kader yang spontan membentangkan bendera Partai Ummat.

“Niat awal semuanya hanya sujud syukur ya. Terus spontanitas ada salah satu kader yang makai bendera di bajunya awalnya. Terus selesai, media bubar. Kita ada sesi foto bersama. Semuanya ngumpul. Terus benderanya dilepas terus di foto. Jadi spontanitas aja enggak ada yang lain juga. semua internal pengurus,” kata Herlina Kamis (5/1).

Herlina membantah pihaknya melakukan kampanye di dalam masjid. Pasalnya, tak ada ditampilkan alat peraga nomor urut atau ajakan untuk mendukung Partai Ummat pada kegiatan tersebut. Melainkan hanya kegiatan internal pengurus.

“Kan kalau kampanye ada pengenalan ke publik, menunjukkan kita siapa. Artinya siapa Partai Ummat nomor 24, nah itu kampanye. Ini tidak ada gitu,” kata Herlina.

Herlina mengaku paham bahwa masjid tak boleh menjadi tempat untuk kampanye. Ia hanya mengatakan niat awal kegiatan itu sekadar sujud syukur dan memakmurkan masjid, bukan untuk kampanye.

“Namanya untuk sujud syukur kan di masjid kan. Karena kita partai berbasis Islam wajar kita sujud syukur di masjid. Terus ya Partai Ummat ingin memakmurkan masjid. Tujuannya ke sana,” kata dia.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Umum DPP Partai Ummat Buni Yani mengaku belum mendapatkan laporan terkait aksi pembentangan bendera parpol dari Partai Ummat Cirebon itu.

“Kami belum mendapat laporan mengenai hal ini. Coba nanti kami cek,” kata Buni Yani.

Sementara Itu, Ketua Umum Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Cirebon Abdul Soleh mengecam Masjid Attaqwa di jadikan tempat kampanye oleh Partai Ummat.

“Kita menolak Masjid sebagai tempat kampanye Partai dan politisasi masjid,” mata Soleh, Kamis.

Soleh menegaskan sudah sepatutnya masjid dijadikan sarana pemersatu bangsa, bukan berseteru. Karenanya, Ia meminta kepada Wali Kota Cirebon untuk mencopot ketua DKM Masjid Attaqwa imbas kejadian tersebut.

“Tentu ini menjadi keresahan bagi sebagai masyarakat yang seharusnya masjid sebagai tempat ibadah yang suci dinodai oleh ambisi yang dapat menjadi perpecahan di masyarakat,” kata dia.

Sumber: CNNindonesia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.