MSL Dukung Investor Hotel Bintang Lima

0
387
Moh. Salim Lanjar
Moh. Salim Lanjar

TOTABUANEWS.COM, Kotamobagu – Meski baru berstatus bakal calon walikota Kotamobagu, namun Muh Salim Landjar (MSL) sudah selalu memberi perhatian terhadap pendapatan asli daerah ini. Ini tercermin ketika figur populis berjuluk Megatrend 2013 menyampaikan dukungan atas investasi hotel mewah berbintang lima di Kotamobagu, yakni Hotel Sutan Raja.

Kepada sejumlah wartawan, dalam perbincangan di sebuah warung kopi Sabtu (24/11/2012), pria yang dikenal sebagai seniman politik ini mengajak pula kepada semua pemerintah daerah di wilayah Bolaang Mongonow Raya (BMR) dapat memberikan kemudahan kepada managemen Sultan Raja dalam berinvestasi.

“Sebab sangat sulit mencari investor yang mau menanamkan modal ratusan miliar rupiah. Sehingga itu, saya mengajak masyarakat dan pemerintah daerah di BMR agar selalu memberikan kemudahan kepada investor sekelas manajemen Hotel Sutan Raja ini,” kata MSL.

Lanjutnya, Hotel Sultan Raja yang sedang dibangun di Kotamobagu, tepatnya di Kelurahan Kobo Besar Kecamatan Kotamobagu Timur, sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan daerah Kotamobagu. Sebab kehadiran hotel mewah ini berdampak positif di segala bidang, khususnya pada peningkatan ekonomi rakyat.

“Sehingga diharapkan juga kepada Pemkot KK dapat melakukan kerja sama dengan pihak management untuk memberikan mereka kemudahan dalam melaksanakan proses pembangungan hotel tersebut,” harapnya.

Tambahnya lagi, apabila hotel ini sudah selesai, maka menjadi sebuah keuntungan bagi daerah, pemerintah dan masyarakat kota Kotamobagu sendiri, “Nantinya akan ini bisa menambah pendapatan daerah, bisa menarik para investor lain untuk menanamkan modal di daerah ini. Yang tak kalah penting juga, kehadiran hotel mewah ini mampu membuka lapangan kerja, tak hanya bagi warga KK namun termasuk putra-putri dari Tanah Totabuan,” tandasnya. (koni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.