Zulhas: PAN Menolak Keras Wacana PDIP soal Pemilu Tertutup 2024

0
52
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan partainya menolak keras wacana yang dilayangkan PDIP tentang penerapan sistem proporsional tertutup untuk Pemilu 2024 (Foto: Sindonews)

TNews, POLITIK – Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan partainya menolak keras wacana yang dilayangkan PDIP tentang penerapan sistem proporsional tertutup untuk Pemilu 2024.

“PAN menolak keras wacana pemilu sistem proporsional tertutup karena telah diuji Mahkamah Konstitusi pada tahun 2008. Sistem pemilu terbuka sesuai putusan MK tersebut telah dilaksanakan pada pemilu tahun 2009, 2014, dan 2019 berjalan dengan baik,” kata Zulhas, seperti diberitakan Antara, Minggu (8/1).

Zulhas menyebut sistem proporsional tertutup merupakan kemunduran penyelenggaraan pesta demokrasi yang dia katakan semakin baik.

“Demokrasi kita sudah lima kali pemilu, mestinya semakin hari semakin membaik, bukan mundur lagi dan tahapan-tahapan pemilu sudah berjalan,” ucap dia.

Penolakan PAN ini sejalan tujuh partai politik lain yaitu Partai Golkar, PKB, Demokrat, PPP, NasDem, PKS dan Gerindra.

Kedelapan perwakilan partai ini telah bertemu di Jakarta pada Minggu (8/1) untuk menyatakan menolak usul sistem proporsional tertutup buat Pemilu 2024.

Wacana perubahan sistem pemilu dari terbuka menjadi tertutup awalnya dari gugatan uji materi yang sudah diterima MK.

Kader PDIP dan beberapa orang lainnya mengajukan gugatan ke MK agar pemilu kembali dilakukan dengan cara proporsional tertutup seperti Pemilu 1995, pemilu selama orde baru dan Pemilu 1999. Sejauh ini MK belum menerbitkan putusan.

Pertemuan delapan partai dihadiri oleh Zulhas, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, dan Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara.

Zulhas menyampaikan terima kasih kepada Partai Golkar yang telah mengambil inisiatif menggelar pertemuan itu.

“Alhamdulillah, delapan partai setuju dengan sistem pemilu terbuka dan menolak sistem tertutup,” ucap Zulhas.

Sumber: CNNindonesia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.