Situasi Ekonomi belum Pulih, Pendeta Agustinus Kampu Sarankan Ini untuk Jemaat dalam Merayakan Natal

0
99
Pendeta Agustinue Kampu S.Th

TNews, POSO TENTENA SULTENG – Kondisi ekonomi masyarakat saat ini, pasca dilanda pandemic covid-19 belum membaik. Hal itu tentu sangat berdampak pada kehidupan masyarakat sehari-hari.

Untuk itu, Pendeta Agustinue Kampu S.Th mengimbau kepada seluruh jemaatnya di Tentena Sulawesi Tengah, agar selalau mengatur keuangan dengan baik, serta tidak boros.

“Hendaknya jika ber belanja yg wajar-wajar saja mengingat semua harga bahan di pasaran melonjak naik,” ucap pendeta kepada sejumlah awak media Minggu 11 Desember 2022.

Agus juga menyarankan, alangkah baiknya juga masyarakat mulai menabung dari sekarang.

“Bila perlu jangan ada lahan perkebunan yang di kosongkan, manfaatkan semuanya dengan menanam tanaman palawija,” ucapnya.

Agus menambahkan, saat ini sudah memasuki perayaan Natal bulan Desember 2022, maka alangkah baiknya juga jemaat merayakan natal dengan sederhana.

“Sesuai dengan tema natal tahun ini ‘MAKA PULANGLAH MEREKA DENGAN MELALUI JALAN LAIN, maka warga jemaat berupaya dengan semaksimal mungkin untuk menekan anggaran belanja rumah tangga masing masing,” ujarnya.

Contohnya kata pendeta, dalam membuat pohon natal, tidak perlu menggunakan bahan yang mewah, buatlah yang sederhana namun unik dan menarik.

“Semua terbuat dari bahan ronsokan seperti pohon kayu yg sdh mati, botol aqua, gelas minuman dingin, ban mobil bekas dan lain-lain. Tentu ini sangat sederhana, hemat biaya tapi indah untuk dipandang,” jelasnya.

Di sisi lain, Agus mengatakan meski kondisi ekonomi saat ini kurang baik, namun semangat dalam merayakan Natal kali ini harus tetap ada.

“Warga jemaat harus menjadikan TUHAN YESUS KRISTUS Sebagai RAJA DAMAI,TERANG bagi DUNIA. Ayo bawalah kabar suka cita ini di dlm damai sebagi acuan utk menjadi berkat bagi orang lain

Diakhir kata, pendeta mengucapkan Selamat merayakan NATAL 25 Desember 2022 bagi umat Nasrani, dan selamat menyongsong tahun Anugrah TUHAN 1 Januari 2023.

Reporter : Max Rompis Monsombo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.