Denny Sumargo Dituding Berutang

  • Whatsapp
Denny Sumargo (foto google)

TNews, SELEB – Eks manajer buka-bukaan soal Denny Sumargo. Ditya Andrista mengklaim Denny berutang Rp 1,7 miliar kepadanya.

Menurut pernyataan Ditya, Denny Sumargo baru membayar Rp 419 juta. Sehingga ia mengaku heran dengan klaim yang menyebut sang mantan manajer berutang Rp 700 juta.

Bacaan Lainnya

“Kalau dihitung tadi disampaikan (Ditya) Rp 1,7 milliar, lalu dibayar Rp 419 juta. Dia bilang rugi Rp 800 juta, masih ada sisa sekitar Rp 500 atau 600 juta. Dan tanggal 26 Agustus 2021, sebelum dia beri kuasa kepada tim kuasa hukum, mereka sudah bertemu menyelesaikan ini dengan baik,” ujar pengacara Ditya Andrista, Banggua Togu Tambunan saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada Selasa (4/10).

Dari situ pihak Ditya merasa urusannya dengan Denny Sumargo sudah kelar. Namun Denny rupanya masih merasa dirugikan.

“Dan kenapa lah harus seperti ini? Kami butuh 4-5 hari untuk memikirkan hal ini. Karena kami pikir sudah selesai. Dia sudah mengakui ada hutang yang harus dibayar ke Ditya,” katanya.

Bahkan pihak Ditya punya bukti percakapan. Sehingga Ditya sangat membantah jika disebut telah mencuri uang Denny Sumargo.

“Ada chatnya. Ini hanya klarifikasi bahwa Ditya bukan pencuri dan mengambil hak orang lain. Kami akan buktikan laporan Denny Sumargo tidak semuanya benar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, pihak Ditya juga menjawab tudingan mark-up harga tanpa sepengetahuan Denny Sumargo. Menurut pihak Ditya, sudah ada persetujuan secara lisan kalau akan ada perubahan harga.

“Kalau misal dibilang mark-up, ternyata sudah ada kesepakatan dari Rp 300 juta menjadi Rp 500 juta. Hukum juga tidak mesti harus tertulis, bahwa hukum itu mengikat walaupun secara lisan. Denny Sumargo sudah agree dengan itu. Buktinya apa? Dia kerjakan kerjaannya. Kalau tidak agree, dia bisa saja batalkan. Dia harus mendapatkan suksesi dari situ, karena setiap tahun mereka punya rapat internal yang menargetkan tahun depan harus dapat achievement berapa,” paparnya.

“Dan PR-nya Ditya harus menggenapi dan mencapai achievement itu. Jadi jangan dianggap gampang manajer itu, mendapat pekerjaan untuk talennya. Jadi terlalu picik kalau kita bilang dia (Ditya) mark-up. Faktanya pekerjaan yang didapatkan Denny Sumargo setelah dipegang Ditya itu mengalami peningkatan,” pungkasnya.

 

Sumber : detik.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.