Frederika Alexis Cull Buat Penjelasan, Ibunda Menangis: Kamu Akan Durhaka!

0
7
Yulia Peers (foto google)

TNews, SELEB – Yulia Peers, ibunda Frederika Alexis Cull, langsung merespons surat terbuka sang putri. Sambil menangis dan penuh emosi, Yulia merasa kecewa dengan pernyataan Frederika.

“Saya kecewa sama dia. Karena kalau dia sangat mencintai saya, apa salahnya dia datang ke saya bilang ke saya (daripada lewat surat pernyataan),” ujar Yulia Peers menangis di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/11/2021).

Kekecewaan Yulia Peers makin menjadi-jadi ketika mengetahui anaknya memilih untuk bekerja dan meninggalkan dirinya. Memang Yulia menuturkan Fred tinggal di Jakarta dan Bali. Akan tetapi, Frederika Alexis Cull tak memberi tahu dirinya soal keberadaannya.

Yulia Peers juga menuduh Frederika bersekongkol dengan Nonky Tejapermana dari Keraton Sumedang Larang dan mantan suami Yulia Peers yang juga ayah sambung Frederika Alexis Cull.

“Ternyata dia syuting. Apa pantas seorang anak nggak melapor ke ibunya? Sejak bulan-bulan ini (bertengkar), saya emosi! Sejak September ini anak saya didukung orang ini (Nonky). Kenapa setelah orang ini hadir dia berubah?” bebernya.

Yulia Peers tak menyangka Frederika Alexis Cull mengaku tak nyaman dengan sikapnya. Yulia mengakui dirinya adalah sosok yang selalu mendukung karier Frederika.

“Ya itulah, kamu pikir ada anak yang berjuang tiap ada apa saya dukung. Tiap ada kasus Bang Sunan dukung, dia tahu siapa yang maju, saya pasang badan. Kenapa dia bisa merasa nggak nyaman sama ibu? Karena saya nggak mampu? Kenapa dia begitu? Harusnya bersyukur,” kata Yulia menangis.

Sebagai ibu kandung, Yulia juga merasa dipermalukan dan dijatuhkan dengan pernyataan Frederika Alexis Cull. Bahkan Yulia sampai menyebut Fred anak durhaka, kalau sampai dirinya yang meminta maaf kepada sang anak.

“Seakan dia menjatuhkan diri saya, saya berkata di depan kalian, di media, saya berani karena ada dasar. Kalau memang dia sayang saya datanglah. Apa perlu saya minta maaf terus Frederika? Kan kalau saya minta maaf ke sekian kali kamu akan durhaka berat, saya tidak mau,” tegas Yulia Peers.

Sebelumnya, Frederika Alexis Cull sempat membuat surat terbuka. Berikut adalah isi penjelasan Frederika Alexis Cull:

Halo semua, saat ini saya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja di Bali, saya sekarang sedang bekerja keras untuk beberapa project baru, dimana saya harap kalian semua bisa menikmatinya di tahun ini dan tahun baru nanti.

Berita saat ini sangat disayangkan karena dipenuhi cerita tentang saya oleh ibu saya yang saya hormati dan yang saya nilai cerita nya tidak pas dengan keadaan yang sebenarnya. Tapi disini saya berusaha menyikapi dengan sabar dan bijak karena saya tahu benar bagaimana perilaku ibu saya terkecuali ada pihak lain yang memberi masukan tidak benar. Saya berusaha juga untuk tidak melibatkan pihak luar ataupun media karena saya anggap ini adalah urusan keluarga. Tetapi karena ibu saya telah menceritakan hal yang kurang pas dengan keadaan sebenarnya dan juga kurang jelas serta kurang lengkap maka ada beberapa pihak yang merasa dirugikan. Dan dengan sangat terpaksa saya jelaskan secara singkat dan saya tahu, serta diharapkan dapat menghentikan semua asumsi yang tidak jelas dan tidak tepat keadaannya seperti sekarang ini.

Ini semua bermula dari ide Ibu saya yang meminta kepada saudari Nonky ( yg merupakan salah satu keluarga Keraton ) untuk memasukkan nama saya kedalam keluarga Keraton. Dan dari cerita yang berkembang bahwa keadaannya tidak pas dan terbalik, sehingga berbagai pihak yang selama ini membantu saya dengan tulus dan baik merasa dirugikan. Seperti saudari Nonky dan Manajemen saya yang selama ini selalu membantu saya tanpa henti sejak dan sebelum saya mendapatkan gelar dll, yang saya pikir semuanya membantu dan bekerja secara profesional.

Memang terkadang seperti kebanyakan keluarga lainnya saya dan ibu saya kadang-kadang memiliki hubungan yang kurang baik. Tentunya saya sebagai anak banyak mengalah dan harus menghormati Ibu saya, tapi saat ini saya merasa sudah sampai pada titik dimana saya tidak merasa aman dan nyaman dengan perilaku ibu saya. Tetapi Ibu saya tetap adalah ibu kandung saya dan sebagai anak tentunya saya sangat menyayangi ibu saya, tapi saya harus speak up, karena akibat cerita ibu saya di media, membuat keadaan saya sedikit sulit. Dengan sedih dan terpaksa saya berusaha untuk dapat menyelesaikannya dengan baik, dan diharapkan keadaan tidak semakin rumit dan tidak merugikan pihak-pihak lain yg tidak bersalah.

Saat ini saya dituntut harus bekerja secara profesional, sehingga saya harus tinggal di Bali untuk sementara. Dan ini semua telah disampaikan ke ibu saya & pihak terdekat ibu saya melalui manajemen saya juga, karena nomor HP & Sosial Media saya juga di blokir oleh Ibu saya. Tanggal 16 Oktober 2021 saya sempat pulang kerumah kemudian berangkat lagi untuk menyelesaikan pekerjaan saya di Bali. Sekali lagi saya memberitahukan bahwa saya tidak kemana-mana seperti yang diberitakan, saya ada di Bali untuk menyelesaikan pekerjaan saya. Baik chat ataupun sosial media saya berjalan seperti biasa. Kadang-kadang pula akibat adanya sedikit masalah di keluarga kami, terutama ibu saya. ibu saya sering marah dan sering pula mem block hp saya dll. Saya tentunya tetap menyayangi ibu saya dalam kondisi apapun.

Terimakasih juga untuk para teman2 dan fans saya diluar sana yang sangat memberikan dukungan penuh serta mendoakan saya, tanpa kalian semua mungkin saya tidak akan sekuat ini.

Demikian penjelasan singkat saya, diharapkan semua pihak dapat memakluminya. Dan dapat menerangkan semua masalah yg sebenarnya tidak perlu ada , juga tolong doa untuk kami semua sehingga semua persoalan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik.

 

Sumber : detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.