Bandar Kabur, Arisan Online di Ampana Rugikan Peserta Hingga Puluhan Juta Rupiah

0
219

TNews, AMPANA – Kasus tindak penggelapan uang dengan modus arisan online kembali makan korban. Kasus ini pun viral di media sosial

Pasalnya Sang bandar arisan bernisial (R) warga Dondo, kacamatan ratulindo kabupaten Tojo Una -una, Menghilang  setalah memperdai Korbanya Senin 31 Oktober 2022.

Pantauan media ini, Akun Facebook bernama Syawall Rini Rini yang diduga Akun milik Sang Bandar,mendapat berbagai komentar pedas dari warga net .

Akun linku lin “Yang merasa di rugikan sama owner arisan Syawall Rini Rini marijo sama torang bersatu melapor ke kantor polisi ”

Akun Facbook Julita N nawaitu  “Nama Mhey Nawaitu urutan nomor urut 5 yang harusnya kena hari ini 10juta namun nyatanya Owner Syawall Rini Rini  ini makin meresahkan semua orang karna tidak bertanggungjawab”

Dimana ngana di Gorontalo ? So tdk mo injak Ampana ngna? “Parah owner arisan ini arisan bodong ternyata. Depe isi bo ng pe nama yang lebe banya supaya menarik perhatian orang maso karna somo full ee, Indah Sari itu trnyata hanya ngana dan e”

Akun Vitamalengga  “Jugaa sama torang malapor di polres Yang korban’a Syawall Rini Rini Besok pas hari senin”

Sementara itu, salah satu peserta arisan inisial (SA) saat di konfirmasi media ini, mengaku pihaknya mengalami kerugian yang tidak sedikit dalam kasus ini.

“Nama saya pada arisan sebesar 30 juta belum pernah jatuh, setiap kali saya menyetor Storan saya pak namun bandar arisan menghilang (kabur) sejak Rabu kemarin  hingga saat ini ngga ada,” ucap Korban

Terkait hal itu  saat dikonfirmasi kasat Reskrim Polres Touna Moh. Kasim SH, pihaknya mengatakan sampai saat ini belum ada laporan dari pihak korban arisan Bodong itu.

“Belum ada info pak’belum  ada laporan masuk di Polres Touna terkait kasus itu Pak” tutup Kasat.

Reporter : Jefri Dako

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.