Penertiban PETI Bakan Diduga Bocor, Tak Ada Satupun Penambang di Lokasi

0
0
Pemprov Dan Polda Sulut Tutup Tambang Emas di Wilayah Blog Bakan
Blok Bakan
Loading...

TOTABUAN.NEWS, BOLMONG – Langkah pihak Polres Kotamobagu dalam menindaklanjuti persoalan yang terjadi terkait Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di wilayah Bolmong Raya, patut dia ancungi jempol. Betapa tidak, setelah menerima surat edaran Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) terkait penutupan PETI di Bakan, Polres Bolmong dibawah kepemimpinan Kapolres AKBP Ganni Siahaan pada Selasa (2/7) langsung melakukan penertiban di lokasi PETI bakan. Sebanyak 200 personil gabungan dikerahkan.

Pada saat apel pasukan sebelum ke lokasi, Kapolres Bolmong AKBP Gani F Siahaan meminta kepada pasukannya agar tidak melakukan kekerasan kepada para penambang. “Jangan ada kekerasan, cukup diimbau,” ujarnya.

Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan merupakan tindakan persuasive. Selain menindaklanjuti surat edaran Bupati Bolmong terhadap penertiban PETI, juga karena factor lingkungan dan keamanan para penambang.“Penututpan ini karena factor kemanusiaan. Sebab lokasi itu sering alami longsor yang menyebabkan terjadi kecelakaan. Lokasi itu juga sudah tidak memungkin untuk para penambang,” kata Gani.

Namun sayang pada saat penertiban sekira pukul 16.00 Wita yang dipimpin langsung Kapolres Gani, hanya ditemukan tempat penampungan dan pengolahan. Para penambang tidak lagi terlihat di lokasi, diduga penertiban tersebut bocor ke penambang.

Penertiban yang melibatkan angota dari Kompi B Brimob Inuai dan Satuan Polisi Pamong Praja dari Pemkab Bolmong ini akan berada di lokasi selama empat hari kedepan.

Seperti diketahui, Pemkab Bolmong sepekan sebelumnya mengeluarkan surat  dengan Nomor 540/d.12/dmptsp/25/VI/2019 ditanda tangani Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, SIP MM atas nama Bupati Bolmong dengan isi agar para penambang di lokasi Bakan meninggalkan lokasi. Di lokasi tersebut selama ini telah banyak makan korban. Terakhir adalah warga Bakan yang terperosot yang menyebabkan nyawa melayang.

 

Tim Totabuan News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.