Polemik Indomaret Bolmut, LSM Bantah Data SBSI Soal 89 Persen Tenaga Kerja Lokal

0
0
Management Indomaret Lecehkan Pemkot Kotamobagu

TNews, BOLMUT – Polemik mini market Indomaret di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus berlanjut.

Dua kubuh, LSM Penjara dan SBSI Kabupaten Bolmut adu argument dan uji data dan fakta di lapangan terkait keberadaan Indomaret di wilayah Bolmut.

Sebelumnya SBSI Bolmut berspekulasi kalau dari data mereka ada sekitar 89 persen tenaga kerja local yang dipekerjakan oleh pihak Indomaret.

Sehingga kata Ketua SBSI Bolaang mongondow utara (Bolmut), Syamsudin Olii, pemda Bolmut tak boleh melakukan pencabutan ijin operasi Indomaret di Bolmut.

Hal itu kata Olii, akan berdampak terjadinya PHK terhadap putra putrid Bolmut yang bekerja di Indomaret.

Namun, data SBSI itu dibantah oleh LSM Penjara Bolmut. Menurut data LSM, data SBSI itu itu tidak benar. Bahkan, yang terjadi di lapangan, dari 10 Indomaret di Bolmut, sangat minim tenaga kerja local.

“Hasil penelusuran kami dilapangan jumlahnya malah terbalik, dimana dari 10 toko yang beroperasi tenaga kerja lokal sangat minim,” ketua LSM Penjara Febiyanto Lombu.

Untuk itu, LSM Penjara pun dengan tegas meminta kepada pihak Pemda Bolmut untuk dapat melakukan evaluasi indomaret yang saat ini beroprasi.

Sebelumnya, isu evaluasi dan penutupan indomaret dikabupaten Bolmut ini berkembang setelah ditemukannya minuman keras jenis cap tikus didalam 1 unit mobil box milik perusahaan indomaret oleh Satuan reskrim Polres Bolaang mongondow utara (Bolmut) belum lama ini.

 

Konni Balamba

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.