Puluhan Pemuda Mabuk ‘Serang’ Desa Nonapan II

0
891

Tiga Rumah Dilempar, Satu Warga Kena Batu

 

TOTABUANEWS.COM, Poigar – Aksi kekerasan warga sepertinya tak kunjung reda di Tanah Totabuan. Kali ini terjadi Minggu (18/11) dinihari sekitar pukul 03.00 WITA. Di mana sekelompok pemuda yang diduga mabuk, masuk ke Desa Nonapan II Kecamatan Poigar, tepatnya di depan Masjid Nurul Iman. Tiga rumah jadi korban pelemparan, dan satu warga kena batu.

Menurut penuturan saksi mata saat kejadian, saat warga lain lelap dalam tidur, tiba-tiba sekitar 10 orang masuk desa Nonapan II dengan membawa senjata tajam. Mereka melempari rumah warga. Akibatnya, beberapa bagian kaca rumah pecah.

Menurut saksi lagi, salah satu warga Nonapan II sempat keluar rumah dan bermaksud melerai para pemuda ini. Namun, para pemuda yang diduga sudah dikuasasi alkohol balik melemparinya dengan batu.

“Kasiang ada orang yang mo pigi tanya kalu ada masalah apa, dorang dusu deng peda, kong lempar dengan batu. Untung cuma kena di blakang, skrang dia ada suru uru (pijat, red),” ungkapnya lagi.

Parahnya lagi, segerombolan pemuda ini sempat berteriak kalau mereka berasal dari Desa Wineru Kecamatan Poigar. Sehingga saksi langsung menelepon Sangadi Wineru untuk memberitahukan ada warganya sedang ribut di Nonapan II. Saat itu juga, sangadi Wineru langsung meghubungi Pihak Polsek.

“Dorang bataria dari Wineru, jadi kita telepon pa sangadi Wineru,” katanya lagi.

Belakangan terungkap, para pemuda ini hanya ‘menjual’ nama Desa Wineru, yang bertetangga dengan Desa Nonapan II. Sebab setelah tertangkap polisi, ternyata mereka dari Desa Mariri Lama.

Kapolsek Poigar Ipda Batrhin Talibo, saat dihubungi melalui selularnya membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, Minggu dinihari itu juga dia langsung memimpin beberapa personil dan membekuk para pelaku di kawasan Aer Anjing Desa Mariri Lama. “Pelaku ada tujuh orang dan sudah ditahan di sel. Kalau terbukti melakukan pelemparan kami akan proses sesuai hukum berlaku,” tegas Batrin.

Sementara Sangadi (kepala desa, red) Nonapan II Nikmat Kolopita saat dihubungi via telephon genggamnya mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek Poigar untuk antisipasi jangan sampai terjadi aksi balasan dari warga Nonapan II. Dia juga menghimbau masyarakat untuk tidak terpancing. “Biarkan diselesaikan secara hukum,” kata Sangadi.

(gz/tim)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.