Puluhan Warga Pulau Bangka Desak Pemerintah Kembalikan IUP PT.MMP

0
63

TOTABUANews.com,SULUT- Puluhan warga Pulau Bangka mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut, Senin (15/10) siang dikarenakan mereka kesal pasca dicabutnya lzin Usaha Pertambangan (IUP) dari PT.Mikgro Metal Perdana (MMP) yang ada di Pulau Bangka Kabupaten Minahasa Utara berimbas sebagian besar hak mereka tak terealisasi.

Di hadapan para anggota legislator diantaranya Wakil Ketua DPRD Stevanus Vreeke Runtu, Anggota Komisi III, Edisson Masengi dan Billy Lombok, warga mempertanyakan kebijakan pemerintah dalam mencabut izin usaha PT MMP.

“Apa yang terjadi di Pulau Bangka khususnya Desa Ehe tempat beroperasi PT MMP untuk pembebasan lahan sudah dilakukan sekitar 80% jadi bagian dari PT MMP. Rumah-rumah yang sudah dibayar oleh PT MMP sebanyak 60%. Dan sisanya belum dibayar lunas. Jadi kendala kami karena belum semua terbayar kami sulit dalam menata pemerintahan disana sedangkan izin PT MMP ini sudah dicabut,” jelas Takumansang yang juga sebagai (Kaur Pemerintahan) Desa Ehe.

Lanjut dikatakannya, awalnya masyarakat Desa Ehe tidak bisa menerima adanya aktivitas PT MMP tetapi atas sosialisasi yang intens dari pemerintah masyarakat bisa menerima.

“Tetapi kenapa setelah masyarakat menerima,  Pemerintah sendiri yang mencabut izin disana. Padahal banyak anak-anak di desa kami yang bersekolah atau kuliah atas bantuan PT MMP. Jadi kami sangat menyesalkan bila dicabutnya izin PT MMP. Kami berharap pemerintah dapat mempertimbangkan pencabutan ijin perusahan ini,” pungkas Takumansang.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Sulut yang juga masuk dalam Pansus Pertambangan dan Mineral mengaku dari sejak awal sangat konsen terhadap PT.MMP karena keprihatinan dalam iklim investasi di Sulawesi Utara.

“Investasi pertambangan adalah investasi jangka panjang. Dengan dampak pencabutan izin investasi saya yakin mempengaruhi iklim investasi di Sulut. Teriakan-teriakan dan isi hati dari masyarakat seperti ini harus diperjuangkan. Kita harus melihat secara objektif. Kami akan mati-matian memperjuangkan hal ini,” ungkap Masengi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut, Stevanus Vreeke Runtu berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Pulau Bangka.

(DvD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.