Satgas PDIP KK Mengancam Hengkang

0
242

satgasTOTABUANEWS.COM, Kotamobagu – Arus kekecewaan terhadap PDI-Perjuangan terus berlanjut terkait keputusan partai dalam mengusung Kandidat di Pilwako Kotamobagu. Kali ini, Satgas dan simpatisan partai berlambang banteng moncong putih mulai angkat bicara.

Rommy Kuhu, Satgas PDIP KK warga Agoan mengaku, kaget dengan keputusan partai yang rencanannya akan mengusung Rustam Simbala sebagai Wakil Walikota Kotamobagu. Menurut Rommy, calon yang diusung PDIP tidak mendapat dukungan kader, apalagi elektabilitas calon tersebut sangat rendah.

Rommy mengaku, jika PDIP memaksakan calon tersebut, maka dipastikan Satgas dan simpatisan akan berlih ke kandidat lain. “Ini sangat disayangkan, masih banyak kader potensial dan mengakar di Kotamobagu, Bahkan PDIP sebenarnya bisa mengusung calon sendiri,”ujar Rommy yang ikut diiyakan Ronal Supit, Erik Manopo dan Yules Sepang.

Menurut Rommy, keputusan PDIP salah dan menimbulkan kekecewaan tersendiri bagi Satgas yang telah lama di PDIP Kotamobagu ini. “Ini kan aneh, Hasil Survey internal justru figur seperti Benny Rhamdani memiliki ekeltabilitas paling tinggi, namun justeru Rustam yang mendapat Rekomendasi,”tambah Rommy .

Piter Sualang dan Stenly Kaseger Simpatisan PDIP ikut mengatakan, figur seperti Rustam Simbala termasuk anggota DPRD yang kinerjanya hampir tidak kelihatan.”Selama ini, kontribusi beliau terhadap partai dipertanyakan dan kami mempertanyakan hal tersebut,” ujar keduanya.

Kekecewaan ikut diutarakan oleh Hanafi Ginano, Wakil Ketua PAC PDIP Kotamobagu Barat. Menurut Hanafi, mekanisme yang dilakukan Tim Penjaringan PDIP, sangat tidak fair. “Diawal Tim Penjaringan mengatakan yang akan diusung adalah mereka yang memperoleh hasil terbaik di survey, tapi kenyataanya lain, ini menandakan PDIP tidak konsisten,” ujar Ginano.

Kekecewaan Satgas, Kader dan simpatisan PDIP Kotamobagu ini akan menjadi bumerang bagi Calon yang ikut diusung PDIP. Apalagi disetiap kesempatan, Tim Penjaringan mengatakan hasil surveylah yang menjadi rujukan penentuan Calon, namun kenyataan justru lain. (Dink)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.