Tiga ASN Pemkab Bolmong ‘Terciduk’ Pulang Saat Jam Kerja

0
197
Umarudin Amba.

TOTABUAN.NEWS, BOLMONG – Tepatnya di pertigaan Gapura Kantor Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP), Umarudin Amba melihat tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab sedang menunggu kendaraan untuk pulang ke Kotamobagu disaat jam kerja.

Kaban BKPP yang rencananya sedang menuju ke rumah makan, mendapati ketiganya, sedang berdiri di pinggir jalan Trans Sulawesi itu pada, Pukul 12.00 Wita, sontak saja Amba langsung turun dari Kendaraan Dinasnya, dan menegur ketiganya berasal dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

Penuturan Amba, bahwa saat ditanya akan kemana, ketiga staf tersebut mengaku akan ke pesta dan tanpa ijin dari pimpinannya, dikarenakan Kepala DPPKB lagi Tugas Luar (TL). “Alasan tidak jelas katanya mau ke pesta. Tapi tidak minta ijin ke pimpinan karena pimpinan mereka lagi TL” ungkap Amba, Senin (27/8/2018).

Ketiga staf tersebut, langsung mendapat panggilan ke Kantor BKPP. “Ketiganya disuruh ke kantor dan dibuat surat pernyataan, untuk tidak mengulangi kembali, yakni pulang disaat jam kerja,” tegasnya.

Dirinya juga menegaskan, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, karena menurut Amba sudah menjadi kebiasaan staf di OPD Bolmong, jika tidak ada pimpinan dijadikan kesempatan untuk pulang cepat. “Kami akan terus meningkatkan pemantauan disiplin semua ASN di bolmong, ini juga program kerja dari Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wabup, Yanni Ronny Tuuk, jika dalam sidak kedapatan kantor kosong karena pimpinan TL maka sanksi tegas akan menanti berupa pemotongan TPP dan mutasi,” katanya.

Ditambahkannya juga, bahwa peningkatan disiplin bukan hanya ASN saja. Akan tetapi bagi tenaga honor. “Selain itu juga disipilin tenaga honor juga dipantau, yang sudah tidak produtif kita akan rumahkan,” tukasnya.

 

Ebby Makalalag

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.