Bangkitkan Ekonomi Bali, Emerhub Dorong Geliat Bisnis Wisata

0
17
Ilustrasi Bali

TNews, WISATA – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia membawa dampak terhadap berbagai sektor. Bali menjadi salah satu kawasan wisata yang terdampak kondisi tersebut. Perekonomian Bali mengalami kontraksi, karena sektor pariwisata yang diandalkan terkena imbas pandemi.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang tahun 2020, hanya ada 1,1 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Indonesia, lebih dari 77 persen masyarakat di Bali telah divaksinasi Covid-19 lengkap, dan jauh di atas rata-rata global 42,7 persen.

Dua tahun berlalu, kini kondisi mulai membaik. Hal itu tak lepas dari upaya pemerintah yang menggalakkan kampanye vaksinasi.

Selain itu, pemerintah Indonesia telah mengizinkan pengunjung wisatawan asing dari negara manapun. Bali juga kembali membuka penerbangan internasional pada Februari 2022.

Peningkatan produksi dan kegiatan investasi akan diperlukan untuk memenuhi pemulihan konsumsi swasta dan permintaan domestik. Pada 2022, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan kembali ke level sebelum pandemi, yakni 5%.

Emerhub Indonesia (Emerhub) melihat hal ini sebagai peluang untuk membantu klien dalam membangun, menumbuhkan, dan memperluas peluang usaha bagi investor di Bali.

Pada Selasa (10/5/2022), Emerhub membuka kantor cabang baru di Sunset Road, Bali. Cabang pertama yang berlokasi di Sanur, melayani klien dari Denpasar hingga bagian timur Bali, dan cabang kedua melayani klien dari beberapa area, yakni Nusa Dua hingga Canggu dan wilayah Bali di bagian selatan lainnya.

“Emerhub berkomitmen untuk memberikan layanan konsultasi dan dukungan profesional, sehingga investor asing dan pemilik bisnis dapat fokus pada bisnis kreatif dan manajemen,” jelas Branch Manager Emerhub Bali, Rakesh Kapoor.

Sejak 2011, Emerhub telah membantu lebih dari 5.000 perusahaan asing dan klien, dengan konsultasi bisnis dan dukungan di berbagai industri selama lebih dari 10 tahun di Asia Tenggara.

CEO Emerhub Indonesia, Onnie Khristanto mengatakan, sangat penting memiliki mitra bisnis yang andal dan dapat memahami hukum serta legalitas guna mewujudkan bisnis di Indonesia.

“Tahun lalu, beberapa perusahaan yang berbasis di Bali telah berekspansi secara sukses ke Jakarta. Hal ini memperlihatkan bahwa pasar telah pulih dan semoga dapat diikuti oleh perusahaan lainnya untuk memperluas bisnisnya di Jakarta maupun di kota besar di Indonesia,” ujarnya.

Khristanto menambahkan, dengan adanya Emerhub di Bali dan Jakarta, pihaknya siap membantu klien dalam berbagai hal legalitas hukum mulai dari izin usaha, rekrutmen, konsultasi transaksi properti hingga menyediakan strategi bisnis yang relevan dengan kondisi market di Indonesia saat ini.

Emerhub juga menyediakan layanan Headhunting, Human Resources, dan Employer of Record untuk membantu klien dalam menangani kompleksitas dan administrasi perekrutan pegawai dengan tetap mematuhi undang-undang dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.

Emerhub sendiri merupakan perusahaan konsultan di Asia Tenggara dengan jaringan global lebih dari 6 kantor perwakilan yang tersebar di 4 negara dan wilayah di Asia-Pasik.

Sejak didirikan pada 2011, Emerhub fokus memberikan pelayanan jasa konsultasi usaha atau bisnis secara relevan bagi perusahaan dan klien yang ingin memulai bisnis di Indonesia, Vietnam, Filipina dan Pakistan.  Di Indonesia, Emerhub beroperasi melalui kantor pusatnya di Jakarta, serta kantor cabang di Bali.

 

Sumber : suara.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.