Habiskan Liburan Akhir Tahun dengan Menikmati Alam Desa Wisata Gianyar

0
11
Obyek desa wisata Semara Ratih Delod Sema Village yang berlokasi di Banjar Dinas Taro Kelod, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali (Foto: Merdeka)

TNews, WISATA – Obyek desa wisata Semara Ratih Delod Sema Village yang berlokasi di Banjar Dinas Taro Kelod, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, menawarkan suasana alam yang asri dan sejuk.

Wisata di Desa Taro ini sudah berdiri sejak tahun 2017, dengan destinasi obyek wisata yang beragam. Salah satunya adalah obyek wisata dan restoran Semara Ratih Delod Sema Village, yang kini mulai ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun asing.

Desa wisata ini bisa menjadi pilihan bagi pelancong yang menghabiskan masa liburan akhir tahun di Pulau Dewata.

“Tahun 2017 sudah (ada desa wisata) dan untuk warung di Semara Ratih Delod Sema Village itu buka saat Pandemi,” kata Komang Gede Suparsa, salah satu owner sekaligus operator Restoran Semara Ratih saat dihubungi, Jumat (16/12).

Sebelum memasuki obyek wisata Semara Ratih Delod Sema Village, para pengunjung akan diperlihatkan rumah penduduk bergaya khas Bali, serta aktivitas warga seperti bertani dan pengerajin emas, perak, patung, tenun, relief dan ukiran Bali.

“Kita banyak potensi yang awalnya mau kita tonjolkan desa di atas di sana, karena banyak ada pengerajin perak, emas dan ada yang bikin keris ukiran, topeng, termasuk di restorannya,” imbuhnya.

Selain wisatawan disuguhkan bermacam kerajinan itu, para pengunjung juga bisa menikmati keindahan pemandangan alam di obyek wisata di Semara Ratih.

Para wisatawan bisa menikmati pohon-pohon besar yang ada di sekitar sana, dan ada juga hutan bambu dan bisa melihat dari atas terasering sawah.

Di obyek wisata ini, para wisatawan bisa melakukan selfie di spot yang sudah di sediakan. Pengunjung juga bisa santai di restoran Semara Ratih sambil menikmati aneka hidangan tradisional.

Selain itu, di depan restoran para pengunjung bisa melihat aliran sungai yang jernih dan juga tersedia pancuran yang dapat digunakan untuk melukat atau pembersihan diri.

“Memang dikonsep seperti itu. Karena kita tidak dipermak 100 persen memang mengikuti alam di sana, ada sungai, ada tempat pemelukatannya. Biar nanti, orang-orang ke sini bisa menikmatinya semuanya,” ungkapnya.

Suparsa menyebutkan, untuk tiket masuk ke obyek wisata Semara Ratih, pengunjung cukup membayar Rp10 ribu per orang, baik wisatawan asing maupun lokal. Sedangkan untuk anak-anak gratis. Sementara untuk kunjungan dalam sebulan bisa mencapai seribu orang.

Korupsi Dana Internet, Mantan Rektor UIN Riau Dituntut Tiga Tahun Penjara

“Kalau tiket Rp 10 ribu per orang dan untuk anak-anak free. (Wisatawan) banyak tau tempat ini dari media sosial dan mereka langsung ke sini,” pungkasnya.

Sumber: Travelbali.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.