Jogja Festivals Forum & Expo 2024 : Perkuat Posisi Yogyakarta di Peta Kota Festival Terkemuka di Dunia

0
83
Gambar : Direktur Pelaksana Jogja Festivals, Dinda Intan Putri saat menyampaikan Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) 2024 di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (27/2/2024). Foto: Clementine Roesiani.

TNews, YOGYAKARTA – Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) kembali akan digelar tanggal 7-8 Maret 2024. Ajang ini merupakan platform utama yang bertujuan untuk memperkuat posisi Kota Yogyakarta sebagai bagian dari peta kota festival terkemuka di dunia.

Forum ini merupakan bentuk nyata sinergi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mewujudkan gagasan besar ekosistem kota festival.

Direktur Pelaksana Jogja Festivals, Dinda Intan Putri mengatakan, JFFE diselenggarakan berkolaborasi dengan Jogja Festivals, Pelaku Event Jogja, dan Jogja Creative Society, dengan dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, British Council Indonesia, The Ambarrukmo, Dinas Pariwisata DIY dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

“Tahun ini JFFE fokus terhadap penguatan sumber daya manusia. Kami fokus terhadap penguatan Kota Yogyakarta sebagai kota festival dengan memposisikan Kota Yogyakarta dalam dialog khusus dengan kota festival lain di dunia.”

“JFFE merupakan pondasi strategis untuk memajukan ekosistem festival, event dan kreatif yang menjadi nilai lebih Yogyakarta sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia,” ujar Dinda dalam jumpa pers di Balai Kota, Selasa (27/2/2024).

“Selama 2 hari, JFFE 2024 akan menampilkan program yang dinamis dan dirancang untuk mengatasi isu-isu kunci dalam ekosistem festival dan sekaligus meningkatkan peran Kota Yogyakarta sebagai Kota Festival.”

“Mulai dari simposium, Workshop, diskusi publik hingga Business Matching and Networking Event, JFFE menawarkan solusi komprehensif untuk pertukaran pengetahuan, kolaborasi, dan peningkatan kapasitas,” tambahnya.

“Setelah 4 tahun berfokus pada penguatan jaringan dan mengatasi tantangan dalam ekosistem festival, JFFE 2024 menjadi momen penting karena kami berupaya menggali keterhubungan lebih luas dan sekaligus meningkatkan sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.”

“Program ini juga akan menampilkan sebuah acara dialog khusus, mengundang pemangku kepentingan utama dari Yogyakarta dan Edinburg untuk menjelajahi peluang kerja sama dan pertukaran pengetahuan antara kedua kota festival.”

“Melalui inisiatif seperti Jogja Festivals Forum & Expo, Jogja Festivals bertujuan untuk mempromosikan kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan dalam industri festival sambil memamerkan warisan budaya yang kaya dari Yogyakarta ke dunia.”

Sementara itu, Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Kota Yogyakarta, Agustin Wijayanti menyatakan, rencana pemerintah Kota Yogyakarta untuk menjadi representasi kota festival di DIY bertujuan utama meningkatkan geliat ekonomi kreatif di Kota Yogyakarta.

“Rebranding Kota Yogyakarta sebagai City of Festival bertujuan meningkatkan keterikatan masyarakat dengan pariwisata ekonomi kreatif yang ada di Kota Yogyakarta.”

Pj Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo menyampaikan, Jogja Festivals Forum merupakan sebuah rencana strategis untuk menguatkan posisi Branding YK-Yogyakarta City of Festivals dan mampu menjadi daya ungkit destinasi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

“Pemerintah kota tidak berhenti hanya di logo Branding YK saja, tetapi ini bagian dari peta jalan yang harus dilalui. Pertama adalah logonya sudah ada. Kemudian adalah aktivasinya. Beberapa kegiatan yang nanti akan kita selenggarakan untuk mendorong ekonomi kreatif yang ada di Kota Yogyakarta ini bagaimana bisa menjadi pemantik wisatawan, pemantik munculnya kreativitas dari anak-anak muda, sehingga ini akan terwadahi.”

“Di sepanjang tahun, Kota Yogyakarta kegiatan festivalnya sangat banyak. Ini akan kita wadahi kemudian kita juga akan menghubungkan Yogyakarta Kota Festival ini dengan Edinburg Kota Festival yang ada di sana, sehingga terjalin kerja sama System City. Ini akan lebih efektif membangun jejaring kota festival yang ada di dunia, sehingga Kota Yogyakarta levelnya mendunia. Ini cikal bakal untuk menaikkan dari sisi ekonomi kreatif 17 sektor yang ada di Kota Yogyakarta,” pungkas Singgih.*

Reporter : Clementine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.