TOTABUANEWS, Kotamobagu – Stenly Waleleng alias Bose’ (42), warga Sampana, Kelurahan Kotamobagu, hendak menangkap Babi di perkebunan Sibatuon Desa Poyowa Besar II. Bukan mendapat Babi, malah dia ditemukan meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan Daud Kawihing (51) warga Sampana, sebelumnya sekitar pukul 08.00 Wita, dirinya dijemput Bose’ untuk pergi ke Desa Poyowa Besar dengan tujuan membuat perangkap Babi. Sesampai di Desa tersebut keduannya menuju kebun sibatuon bersama Pomo alias Papa Fitra yang merupakan pemilik kebun.
Sekitar pukul 10.00 Wita, ketiganya tiba di lokasi yang berada tepat di perbatasan Poyowa Besar dan Lolayan, tak berselang lama Papa Fitra kembali kerumahnya. Saat keduannya tengah beristirahat sebelum membuat jebakan babi, Bose’ mengeluh sakit dada dan susah bernafas. Hingga sekitar pukul 12.00 Wita tiba-tiba dari mulut Bose’ mengeluarkan busa dan tubuhnya mulai kejang-kejang, hingga meninggal dunia.
Daud kemudian langsung kembali ke Sampana dan menceritakan kejadian tersebut kepada rekannya Jemmi Untu, yang kemudian bersama warga mereka kembali melihat korban di lokasi perkebunan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Iver Manossoh SH, mengatakan, saat ini korban sedang dilakukan visum di Rumas Sakit Datoe Binangkang, “Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit jantung, namun penyidik masih tetap menunggu hasil visum,” singkat Manossoh. (dar)
