Ilham Lawidu Kunci Golkar Touna, Dipastikan Aklamsi di Musda

oleh -420 Dilihat
Gambar: Ilham Lawidu berbincang dengan kader Partai Golkar Kabupaten Tojo Una-Una menjelang pelaksanaan Musda VI di Ampana, Minggu, 21 Desember 2025. Foto : Jeff.

TNews, TOUNA — Peta kekuatan politik di internal Partai Golkar Kabupaten Tojo Una-Una mengarah jelas pada satu nama: Ilham Lawidu. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) VI, tak satu pun kader muncul sebagai penantang serius bagi Bupati Tojo Una-Una tersebut. Situasi ini membuat Musda yang akan digelar Minggu (21/12/2025) di Hotel Oasis Ampana hampir pasti berakhir dengan aklamasi.

Ketua Steering Committee Musda Golkar Touna, Moh. Abdan Lasawedi, saat ditemui wartawan pada Sabtu (20/12/2025), menyebut hingga penutupan tahapan penjaringan tidak ada figur lain yang mengajukan diri atau memperoleh dukungan struktur. Menurutnya, seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) dan organisasi sayap partai telah mengerucutkan pilihan kepada Ilham Lawidu.

“Dukungan ke Pak Ilham itu merata dan solid. Tidak ada dinamika pencalonan lain,” ujar Abdan.

Isu pertama yang mencuat adalah menguatnya posisi politik Ilham Lawidu sebagai figur sentral Golkar Touna. Selain menjabat sebagai kepala daerah, Ilham dinilai berhasil menjaga hubungan politik dengan struktur partai hingga ke akar rumput. Beberapa kader Golkar mengungkapkan kepada wartawan bahwa konsistensi Ilham dalam mengonsolidasikan partai menjadi faktor utama mengapa dukungan mengalir tanpa perlawanan.

“Beliau bukan hanya simbol kekuasaan, tapi juga pengendali ritme partai di daerah,” kata seorang kader senior Golkar Touna yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Ketua Panitia Musda, Gasmon A. Suleman, memastikan seluruh aspek teknis pelaksanaan Musda telah siap. Meski demikian, perhatian publik dan kader kini lebih tertuju pada langkah Ilham pasca-terpilih: apakah Golkar Touna akan semakin solid sebagai mesin politik daerah, atau justru perlu pembenahan serius dalam regenerasi kader.

Dengan hampir pastinya Ilham Lawidu terpilih secara aklamasi, Musda VI Golkar Tojo Una-Una bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan penegasan dominasi politik Ilham Lawidu di tubuh partai berlambang beringin tersebut.*

Peliput: Jeff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *