Berbeda tapi rukun. Kehadiran perayaan ini di tengah bulan suci Ramadan adalah bukti nyata bahwa persatuan di Minahasa Utara bukan hanya slogan, melainkan kenyataan yang hidup di tengah masyarakat kita

TNews Minut Sulawesi Utara – Bupati Minahasa Utara, Joune J. E. Ganda, SE., M.A.P., MM., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Selasa (03/03/2026), yang dipusatkan di Desa Wori Kecamatan Wori, Selasa (03/03/2026).

Sambutan tertulis Bupati tersebut dibacakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, Kristiana PG Doodoh, yang hadir mewakili pimpinan daerah dalam acara puncak perayaan tersebut.
Dalam sambutan yang dibacakan Kristiana, Bupati menekankan bahwa perayaan Cap Go Meh tahun ini memiliki nuansa religius yang sangat kuat. Hal ini dikarenakan pelaksanaannya berlangsung berdampingan dengan bulan suci Ramadan umat Islam.

“Bapak Bupati menyampaikan bahwa inilah wajah asli Indonesia. Berbeda tapi rukun. Kehadiran perayaan ini di tengah bulan suci Ramadan adalah bukti nyata bahwa persatuan di Minahasa Utara bukan hanya slogan, melainkan kenyataan yang hidup di tengah masyarakat kita,” ujar Kristiana membacakan pesan Bupati.

Kemeriahan di Desa Wori memuncak dengan tampilnya berbagai atraksi ikonik seperti Barongsai dan Liong. Ribuan warga dari berbagai wilayah memadati lokasi untuk menyaksikan ritual Tang-sin yang menjadi daya tarik utama. Penampilan ini tidak hanya sebagai simbol pembersihan dan berkat, tetapi juga menjadi magnet bagi pariwisata daerah.

Bupati melalui Kadispar menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya. “Festival ini menjadi ajang pelestarian tradisi sekaligus penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM dan industri kreatif lokal di Kecamatan Wori,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panitia Pelaksana, komunitas Tionghoa, Camat Wori, serta para Hukum Tua yang telah bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong di Bumi Tonsea.

“Akhirnya, Bapak Bupati berharap momentum ini dapat memperkuat persaudaraan kita untuk membangun Kabupaten Minahasa Utara yang semakin hebat di masa depan,” pungkas Kristiana mengakhiri sambutan Bupati.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam yakni Camat Wori Oktavianus Jus Mayuntu, Kapolsek Wori Ipda Urielson Novry Sanger dan Danramil 1309-05/Wori Kapten Inf. Apun, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta seluruh umat Konghucu dan masyarakat yang bersukacita merayakan puncak Tahun Baru Imlek tersebut. (mt)















